“Inspektorat Diduga Abaikan Surat Permohonan MAKI Perihal Hasil Audit Di Perumda Tirta Giri Gresik”

CB, Gresik – Koordinator MAKI Gresik sangat menyayangkan sikap inspektorat kabupaten gresik yang mengabaikan surat permohonan hasil audit di perumda tirta giri gresik, yang berkaitan dengan penyertaan modal sebesar 25 M.

Sejak surat permohonan yang diserahkan ke pihak inspektorat pada 21 maret 2022 sampai saat ini masih belum ada jawaban, dengan kondisi ini pihak pihak inspektorat sudah jelas melanggar ketentuan Undang-undang yang berlaku tentang keterbukaan informasi publik(KIP).

Dalam pasal 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, bahwa informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosial serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional.

Mas’ud , menyayangkan sikap yang dilakukan oleh inspektorat karena ini preseden buruk terhadap keterbukaan informasi bagi publik, ini juga menandakan buruknya Pemerintahan Kabupaten Gresik dalam memberikan layanan penyampaian informasi kepada publik.

Kami berhak atas informasi hasil audit tersebut, karena menurut kami hasil audit yang berkaitan dengan penyertaan modal 25 Milyar pada perumda giri tirta gresik bersumber dana dari APBD Kabupaten gresik 2019 harus transparan disampaikan kepada publik, karena APBD sumber dananya dari hasil pajak masyarakat jadi masyarakat berhak tahu. Akan menjadi catatan terburuk pemerintahan saat ini jika hal ini tidak segera diselesaikan, karena publik akan berspekulasi bahwa kasus menguapnya dana penyertaan modal 25 Milyar di Perumda ini bersifat TSM ( Terstruktur, Sistematis, Masif ), ini juga menunjukkan lemahnya APH di gresik dalam merespon atas perkara yang berkaitan dengan kejahatan khususnya yang berdasi, ujar mas’ud.(tof)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *