CB, Gresik – Sedekah bumi identik dengan pementasan seni budaya dan kirab. Kegiatan sedekah bumi di Dusun Lingsir, Desa Slempit Gresik terkesan unik. Dengan adanya seni tayub membuat semarak dan antusiasme warga untuk mengikuti acara kirab seni pada sabtu, 28/05/2022 pukul 09 : 15 wib, dari titik utama menuju ketiga sumur kehidupan pertanian.
Acara kirab tersebut menuju ketiga sumur yaitu sumur gede, sumur Galih, sumur kemlagi kemudian terakhir di pepunden (leluhur) Mbah Pandan Sari. Dilanjutkan kembali ke titik utama acara sedekah bumi.
Ketua BPD Suwanto menuturkan bahwa kegiatan sedekah bumi diselenggarakan secara bersama2 warga secara swadaya. Wujud rasa terimakasih kepada leluhur dan Allah SWT karena dusun khusunya dan desa umumnya kondisi gemah ripah loh jinawi, tentrem kertoraharjo. Tidak kurang satu apapun akan melimpahnya hasil pertanian dan perkebunan.
“Dengan banyaknya program pembangunan Desa dan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur. Dusun dan Desa akan semakin maju serta biaya produksi petani bisa di minimalisir serta hasilnya pertanian tetap maksimal,” ujarnya.
Ketua Panitia sedekah bumi Wiyono merasa sangat tersanjung atas antusiasme warga dalam doa bersama dan kirab budaya tersebut. “Warga sangat senang acara sedekah bumi bisa lancar dan kondusif, dengan mengikuti protokoler kesehatan secara sadar sesuai anjuran gugus kesehatan,” ujarnya.

Tujuan sedekah bumi adalah berdoa bersama, dengan dilandasi rasa suka cita dengan kondisi dusun yang temtrem, ayem, warga masyarakat yang makmur, selalu kompak dan bergotongroyong.
Puncak acara ada 3, pertama kirab dan doa doa bersih desa, kedua puncaknya pentas seni ludruk karya baru, ketiga penutup dengan pengajian dan sholawat. Pungkas nya(tof).