CB,TULUNGAGUNG – Usai pelantikan rotasi jabatan, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, mengadakan acara pamit kenal dengan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Kalidawir, Kamis (09/06). Dalam acara tersebut, dihadiri langsung Kapolsek, Danramil 0807/08, Kalidawir, tokoh agama, tokoh masyarakat setempat serta dihadiri pula Kades se-Kecamatan Pucanglaban.
Drs Mundiyar mengatakan, dirinya sangat terharu, yakni selama menjabat sebagai Camat Kalidawir program-program kerjanya berjalan dengan baik, walaupun belum semuanya mencapai taget seperti yang dnginkannya. Hal tersebut, menurut pria yang kini menjabat Camat Sumbergempol ini, disebabkan terkendala adanya Covid-19.
“Saya sangat terharu sekali. Sebab selama saya menjabat sebagai Camat Kalidawir program-program kerja saya berjalan dengan baik, walaupun belum semuanya sesuai dengan target. Dan saya bisa maklum, karena selama ini ada Covid 19, yang tentu berdapak pada program-program kerja kita,” jelas Mundiar.
Jadi, tambah Mundiar, camat yang menggantikan posisinya saat ini bisa meneruskan program-programnya yang banyak belum terealisasi.
“Saya yakin bapak camat yang baru ini (Ali Muchtar, red) akan lebih mampu membawa wilayah di Kecamatan Kalidawir semakin lebih dan tambah maju lagi,” paparnya.
Sementara itu, Drs Ali Muchtar, Camat Kalidawir yang belum lamu ini dilantik Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM di Pendopo Kongas Arum Kusumoning Bongso ini mengatakan, akan selalu berkontribusi dengan Kades-kades se-Kalidawir, Kapolsek, Danramil, tokoh masyarakat serta tokoh antar lintas agama. Semua yang bakal dilakukannya itu, yakni upaya meneruskan program-program camat sebelumnya itu.
“Jadi intinya kita akan selalu berkontribusi dengan para kades, Kapolsek, Danramil, tokoh masyarakat dan juga tokoh lintas agama. Ya semua ini demi meneruskan program-program kerja sebelum saya,” ucap Ali Muchtar.
Selain fokus dengan program-program camat yang lama, tambah pria yang sebelumnya menjabat Camat Pucanglaban ini, juga berencana mengajak kades-kades umtuk edukasi pembuatan pupuk organik. Hal ini ia lakukan agar kelak petani tidak ketergantungan pada pupuk kimia. Mengingat, pupuk kimia sekarang semakin langka dan mahal serta jika para petani tetap memakai pupuk kimia, iapun kuwatir unsur hara tanah di kemudian hari akan rusak, yang pada akhirnya petani malah justru merugi.
“Selain fokus dengan program program camat yang lama, saya juga berencana mengajak Kades se-Kecamatan Kalidawir untuk edukasi pembuatan pupuk organik. Dengan begitu, petani kelak tidak ketergantungan dengan pupuk kimia. Apalagi saat ini pupuk kimia semakin di batasi penggunaannya dan harganya semakin mahal,” paparnya.
Masih kata Ali Muctar, dirinya juga sangat mengapreisasi pelajar atau siswa-siswi di Kalidawir yang memiliki skil, khususnya olahraga bola volly. Tentu, hal ini akan menjadi nilai tersendiri, dan saat ini sangat banyak peluang untuk menjadi sukses melalui jalur prestasi. Untuk itu, iapun bakal mendukung sepenuhnya kegitan fositif tersebut.
“Saya sangat mengapreisasi adik-adik di wilayah Kecamatan Kalidawir ini, karena terlihat banyak sekali yang punya skill di bidang olah raga bola volly. Ya tenntu pula ini punya nilai yang fositif untuk kedepan dan kita akan slalu mensport kegiatan mereka,” jelas Ali Muchtar.(rul)
