Mengundang Amarah Kaum Jurnalis, Wartawan se_Madura Demo Mapolres Sampang

CB, SAMPANG – Ratusan wartawan se_Madura ngeluruk ke Mapolres Sampang, akibat pernyataannya beberapa waktu yang lalu, massa meminta AKBP Arman SIK M.Si selaku Kapolres Sampang hengkang dari Sampang, pada Senin (20/0622).

Massa memulai aksinya mulai dari Taman Bunga (TB) Sampang dan membawakan berbagai spanduk berupa kecaman – kecaman dan kritikan terhadap Kapolres Sampang yang selama ini mengundang amarah dan terusik para kaum jurnalis.

Di depan Mapolres Sampang Ketua Aliansi Media Sampang (LMS) Hernandi Kusuma Hadi, dengan lantang menyampaikan, kami datang kesini hanya terusik oleh pernyataan Kapolres Sampang yang tak seharusnya di lontarkan.

“kenapa kami di usik, orang kami disini tidak pernah mengusik meski kerja Polres tidak pernah konsisten, tutup saja dengan rapat-rapat, kami tidak butuh berita, asalkan jangan pernah usik kami,” Ucapnya

Ia juga mempertanyakan, hari ini kita sampaikan bahwa apa yang di sampaikan Bapak Kapolres Sampang tentang dugaan larangan untuk dilayani terkait wartawan yang tidak punya sertifikasi (UKW) maupun yang tidak terdaftar di dewan pers harus ada dasarnya.

”Kalau Bapak Kapolres Sampang tidak bisa membuktikan, ini merupakan unsur fitnah dan layak diduga untuk di pidanakan,” imbuhnya

Masih ia, sensasi anda telah mempermalukan masyarakat Sampang, Mmasyarakat sudah adem, eh ternyata gara-gara anda semua masyarakat Sampang malu, anda tidak layak hidup di Sampang.

“Kapolres memberikan sensasi murahan dan tidak berkualitas, saya malu karena pernyataan Kapolres yang kurang berkelas ini hingga viral ke pelosok negeri,” ungkapnya.

Menurut Aliansi Wartawan Pamekasan (AWP) Lutfi, mewakili Jurnalis dari Pamekasan menyampaikan dalam orasinya, bahwa jangan sampai dewan Pers dijadikan acuan untuk nanti Aparat Penegak hukum untuk bertindak semena-mena.

“Sementara pernyataan dewan Pers ada dua versi pernyataan yang sudah tayang dibeberapa media dari sekian tahun baru sekarang terjadi di Kabupaten Sampang dan ini sangat memalukan,” cetusnya

Para orasi berteriak meminta Kapolres Sampang AKBP Arman SIK M.Si keluar untuk menemui kami, namun kenyataannya massa hanya di temui Wakapolres Sampang Kompol. Jalaluddin.

“Kapolres ada kegiatan di luar, Jadi mohon maaf kalau Bapak Kapolres Sampang tidak bisa hadir, terkait hari Bhayangkara,” singkatnya

Merasa kecewa karena tidak ditemui oleh Kapolres Sampang, sebagai bentuk kekecewaannya massa membakar ban bekas di depan Mapolres Sampang. (die)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *