CB,- BLITAR – Dalam rangka agenda rangkaian bersih Desa dan melestarikan budaya adat J4awa agar tak tergerus oleh era digital yang semakin berkembang pesat, maka Pemerintahan Desa Pasirharjo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar menyelenggarakan pertunjukan budaya wayang kulit semalam suntuk dan santunan anak yatim.

Acara yang diselenggarakan di halaman Kantor Desa Pasirharjo tersebut merupakan salah satu bagian dari kontribusi Kepala Desa, perangkat dan masyarakat Pasirharjo untuk nguri uri budaya dalam menjaga pelestarian budaya bangsa, Kamis (10/11/2022)
Pagelaran wayang kulit dan santunan ini menghadirkan dalang ki Sutar Wijaya dan Windu Adi Saputra. Turut hadir dan menyaksikan yaitu tamu undangan, Camat beserta jajarannya, kapolsek, sesepuh pinisepuh, semua lembaga – lembaga Desa Pasirharjo, teman teman Kepala Desa, Kepala Kelurahan dan perangkatnya dan desa – desa tetangga.
” Terima kasih kami ucapkan kepada Muspika Talun, kepada semua pihak dan segenap panitia serta masyarakat yang kami banggakan atas terselenggaranya rangkaian acara bersih Desa Pasirharjo ini. Kami harapkan kegiatan ini menjadi momen penting untuk menjalin silaturahmi,” tutur Kepala Desa Pasirharjo Chusana Churori.
“Syukur Alhamdulillah, kita panjatkan kepada Alloh SWT, karena dikesempatan malam hari ini dapat bersama – sama untuk melaksanakan bersih desa Pasirharjo di hari lahir yang ke-77. Mudah – mudahan Desa Pasirharjo diberi desa yang aman, tentram, masyarakatnya selalu guyub rukun dan masyarakatnya diberi kesehatan oleh Alloh SWT,” imbuhnya.
Lebih lanjut Kades Pasirharjo menuturkan, bahwa terselenggaranya acara tersebut karena masyarakat memvantu dalam bentuk pembiayaan, juga dalam hal lain seperti kesenian, sound system dan sebagainya.
“Alhamdulillah semua guyub rukun untuk kebersihan dan kegiatan bersih desa difahun 2022. Tak lupa juga saya sampaikan terima kasih kepada pengurus NU dan muslimat dan juga Lazisnu Pasirharjo, karena santunan anak yatim piatu ini bisa terselenggara. Mudah – mudahan tahun depan dengan hasil musyawarah desa 2023 akan lebih meriah,” tutup Kades Pasirharjo Chusana Churori.
Sementara itu, Endro Riyadi, selaku Camat Talun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Forkopimcam, Kapolsek Talun, Danramil Talun atau yang mewakili, Sekcam beserta jajarannya, Sesepuh pinisepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, seluruh RT RW, LPMD dan Kepala Desa beserta perangkat.
“Disinilah kami mengajak bapak ibu untuk mengingatkan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang mana di malam hari ini kita bisa berkumpul sehingga bisa menghadiri acara dalam keadaan sehat selalu tidak kurang suatu apapun,” ucapnya.
“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan mengapresiasi kepada bapak Kepala Desa Pasirharjo beserta jajaran perangkat juga panitia bersama masyarakat atas terselenggaranya bersih desa dalam hal nguri uri budaya,” lanjutnya.
Untuk itu, Camat mengingatkan bahwa memang selama lebih dua tahun tidak bisa melaksanakan kegiatan seperti ini, tapi jangan lupa ini belum dicabut peraturan pandeminya. Sehingga kita harus tetap hati – hati dan waspada tetal mematuhi protokol kesehatan.
“Tadi juga disampaikan oleh pak Kades ini mungkin sederhana semoga di tahun kedepan bisa melaksanakan kegiatan seperti ini yang lebih besar lagi. Semoga tahun depan peraturannya bisa segera dicabut dan kita bebas tidak ada Corona,” tuturnya.
Dengan adanya pagdlaran wayang kulit ini, juga tadi diawali ddngan santunan anak yatim, itu adalah kegiatan yang mulia dan dalam setiap event atau kegiatan agar tetap mengadakan santunan untuk saudara – saudara kita anak yatim. Sehingga doa – doa anak yatim akan selalu mendoakan kita semuanya, baik perangkat desa maupun masyarakatnya agar selalu terhindar dari marabahaya,”pungkasnya. (Pram)
