CB TULUNGAGUNG-Belum lama ini, sesosok mayat pria ditemukan di barat Traffic Light Cuiri Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Dan, setelah dievakuasi, mayat tanpa indentitas itu dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa secara medis oleh petugas.
Pria yang diketahui seorang pengamen itu, kali pertama ditemukan oleh warga setempat yang saat itu akan keluar rumah membeli rokok pada Jumat (28/04). Mengetahui ada sesosok mayat yang tergeletak di gardu listrik itu, iapun segera melaporkan ke petugas.
“Mayat itu tergeletak di dekat gardu listrik barat perempatan traffic light Cuiri. Saat ditemukan warga tidak ada indentitasnya,” kata Kapolsek Kalangbret AKP Andik saat ditemui Cahaya Baru usai pemakaman Mr X itu.
Pria murah senyum ini menjelaskan, korban berjenis kelamin pria tersebut diketahui indekos di wilayah Kelurahan Panggungrejo. Namun demikian, dari hasil autopsi pria ini murni meninggal karena terkena serangan jantung alias tidak ada tanda-tanda matinya terbunuh.
“Dari hasil sidik jari, mayat itu muncul nama Muklas dan beralamat Sukun Malang. Untuk usianya kisaran 56 tahun. Karena tak ditemukan keluarganya, dan hasil kesepakatan bersama mayat itu dikebumikan di Desa Sidorejo,” jelas Kapolsek.
Kepala Desa Sidorejo Dr Danang Catur Budi Utomo ST Msi mengatakan, mengingat dari hasil penelusuran pihak berwajib mayat pengamen itu tak ditemukan keluarganya, maka hasil kesepakatan bersama mayat tersebut di kebumikan di Desa Sidorejo alias diwilayahnya.
“Dari hasil autopsi sudah jelas kematiannya dan tidak ada keluarga yang merespon, akhirnya kami makamkan di desa kami. Kasihan, ia juga hamba tuhan,” kata Danang usai prosesi pemakaman mayat pengamen itu kepada Cahaya Baru.
Kades yang selalu dekat dengan warganya itu juga menjelaskan, pemakaman mayat pengamen di wilayahnya itu juga hasil dari kesepakatan warga. Iapun sangat mengapresiasi warganya yang memiliki jiwa sosial terhadap sesama.
“Jadi ini sesuai kesepakatan warga dan pihak lain. Untuk biaya pemakaman ini sendiri juga hasil urunan para warga Desa Sidorejo,” jelasnya.
Sementara itu, hadir dalam prosesi pemakaman mayat pengamen itu yakni Kapolsek Kalangbret AKP Andik dan anggotanya, anggota Koramil Kauman, Kades Banjarejo serta warga masyarakat setempat. Bahkan, dalam prosesi pemakaman itu mereka terlihat kompak dan saling bahu membahu serta saling gotong royong tanpa adanya pembedaan.(Hsu)
