CB, TULUNGAGUNG – Puluhan warga Desa Sedayugunung dan warga Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, mendukung sepenuhnya terkait pembangunan ruas jalan yang bakal segera terealisasi, tahun ini. Terlihat jelas, puluhan dua warga desa tersebut sangat serius ketika mendengarkan penjelasan dalam acara sosialisasi yang digelar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung di Balai Desa Sedayugunung, Kamis (20/06).
Dan, sosialisasi DAK pada ruas jalan Besuki – Sawentar tahun 2024 di Desa Sedayu Gunung, Kecamatan Besuki dengan 2 segmen kegiatan, 400 meter menyambung dari Desa Tanggulturus dan 600 meter di Desa Sedayugunung.
Dalam acara sosialisasi ini, Dwi Hari Subagyo, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung menyampaikan, pembangunan jalan di wilayah selatan Tulungagung inj menjadi prioritas utama Pemkab Tulungagung. Pasalnya, diwilayah- wilayah tersebut sering kali dilalui oleh kendaraan besar dan berat.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat di Kecamatan Besuki atas kordinasi dan kerjasama dengan Pemkab Tulungagung, dan atas kepedualiannya terhadap kondisi jalan. Kami juga ingin melayani masyarakat dengan sebaik baiknya,” kata Dwi Hari dihadapan puluhan warga yang hadir dalam acara sosialisasi di Balai Desa Sedayugunung, Kamis (20/06).
Mantan Camat Ngantru ini juga menjelaskan, kegiatan yang sangat terbuka dengan lelang e-purchasing LPSE itu, yakni menggunakan standard Permen PU 2018, dan lebar jalan desa sekitar 5 meter dan standard cor beton yang terletak pada tingkat kelenturan dan bukan pada kekerasan tekan.
Dalam dua (2) tahun ini, tambah Dwi Hari, Dinas PUPR Tulungagung sudah mengerjakan pembangunan jalan menggunakan cor beton dengan kwalitas setara jalan tol. Sehingga, jalan yang sudah dibangun itu bila dilewati oleh truk kayu, truk batu maupun truk pasir dengan muatan berat, dipastikan bisa bertahan puluhan tahun.
“Bisa dibuktikan, 2 tahun ini jalan jalan yang dibangun di Sendang, Pagerwojo, Tanggunggunung dan Pucanglaban itu semua sudah sesuai standard,” ungkap Dwi Hari penuh semangat.
Meski begitu, imbuhnya, Dinas PUPR Tulungagung juga menyadari bahwa kondisi jalan di pedesaan Tulungagung selatan yang tidak clear dan clean. Karena, menurutnya, pengerjaannya akan bersentuhan langsung dengan tanah warga. Untuk itu, iapum berharap kebesaran hati masyarakat sekitar untuk memberikan masukan kepada petugas dilapangan dan CV Pelaksana agar pekerjaan itu berjalan dengan lancar.
“Tanpa dukungan dan kerjasama masyarakat tentu pembangunan ini tidak bisa berjalan lancar,” kata Dwi Hari yang diamini puluhan warga yang ikut sosialisasi.
Selain itu, Kepala Dinas PUPR Tulungagung ini juga berpesan pada CV Pelaksana agar melaksanakan pekerjaan dengan serius dan sebaik mungkin. Terlebih pekerjaan itu juga akan ada uji lab dalam menentukan selesai tidaknya pekerjaan. Penyelesaian pekerjaan dinilai bukan hanya secara kwantitas panjang fisik namun juga secara kwalitas.
Dwi Hari juga mengatakan, jika sebuah pekerjaan ada claim dari BPK, tentu pula pihak kontraktor juga bakal ikut bertanggung jawab atas temuan itu. Sehingga Ia mengingatkan agar CV pelaksana untuk tidak asal asalan dalam melaksanakan pekerjaan.
“Tidak ada main main dalam pekerjaan, terlebih tidak dibayar 100 persen sebelum uji lab dilakukan,” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, Kepala Desa Sedayugunung Kecamatan Besuki, Tulungagung, mengucapkan rasa terima kasih pada Pemkab Tulungagung yang sudah memberi perhatian lebih. Apalagi, desanya yang dikelilingi hutan itu adalah berbatasan dengan Desa Watulimo, Trenggalek.
“Tentu dengan dibangunnya jalan di desa kami ini akan mempermudah warga kami ke Trenggalek. Terimakasih pada bapak Kepala Dinas PUPR dan Semoga pembangunan jalan ini berjalan lancar,” kata Kades Sedayugunung saat mendampingi Kepala DPUPR Tulungagung di lokasi perbatasan Desa Sedayugunung, Tulungagung-Watulimo, Trenggalek kepada cahayabaru.
Sementara itu, selain dihadiri Kepala DPUPR Tulungagung dan bawahnya, sosialisasi ini juga dihadiri Forkompincan, Kades Sedayugunung, tokoh masyarakat serta puluhan undangan dari warga Desa Sedayugunung dan warga Desa Tanggulturus.(Hsu)
