CB, TULUNGAGUNG-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2025, Selasa (05/11). Dan, acara tersebut berlangsung dua hari, dari 5 hingga 6 November 2024 di Crown Victoria Hotel, Tulungagung.
Sedangkan acara tersebut bertujuan untuk menyusun langkah-langkah strategis bagi peningkatan efektivitas program zakat dalam mendukung pengentasan kemiskinan yang ada di daerah.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH.Ali Maschan Moesa MSi, yang didampingi oleh Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq M.Pd.I, Wakil Ketua III Dr. KH Muhammad Zakki MSi dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq MM.
Tak hanya jajaran pengurus BAZNAS Jatim saja, acara tersebut juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, yakni Pj Bupati yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Tulungagung, Pimpinan BAZNAS Tulungagung serta sejumlah pejabat dari Forkopimda setempat.
Ali Maschan Moesa menekankan, bahwa peran BAZNAS semakin strategis dalam mendukung program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan, khususnya bagi masyarakat yang belum tersentuh oleh bantuan dari sistem yang ada.
“Sebagai pengurus BAZNAS, kita berada pada posisi yang sangat mulia, karena kita berkesempatan langsung membantu mereka yang membutuhkan. Ribuan janda tua, warga yang rumahnya tidak tersentuh bantuan formal, kita harus bisa memberikan peran yang nyata untuk meringankan penderitaan mereka,” kata Ali Maschan dalam sambutannya.
Pria tokoh nasional asal Kota Marmer ini pun mengingatkan kepada seluruh pengurus BAZNAS se-Jawa Timur untuk menyusun rencana strategis yang jelas dan terukur, sehingga dampak dari program-program yang dijalankan dapat dirasakan langsung oleh umat, terutama dalam pengentasan kemiskinan.
“Kita harus merancang rencana yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, agar setiap tindakan yang kita lakukan sesuai dengan tujuan besar kita, yaitu pengentasan kemiskinan,” jelasnya.
Penyusunan RKAT BAZNAS Kabupaten/Kota di Jawa Timur dalam Bimtek kali ini dipandu oleh Direktur Perencanaan Zakat, Infaq, dan Sedekah – Dana Sosial Kemasyarakatan Lembaga (ZIS-DSKL) BAZNAS RI, Dr. Ahmad Hambali, S.Ag, MH dan timnya. Bimtek ini juga dihadiri oleh perwakilan pimpinan dan pelaksana dari bidang perencanaan, keuangan, serta pelaporan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
Selain itu, acara ini menghadirkan sejumlah pemateri dari Tim Perencanaan BAZNAS RI, di antaranya Maharani Asmara Putri, Aghnia Putriningrum, dan Syaidah Nurmilla.
Mereka, memberikan pemaparan tentang bagaimana merancang Rencana Kerja dan Anggaran yang lebih efektif dan efisien, agar BAZNAS dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal dalam mendukung upaya pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan.
Bimtek ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyusun rencana kerja, namun juga sebagai kesempatan untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten/Kota di Jawa Timur dan lembaga-lembaga terkait lainnya dalam mempercepat program pengentasan kemiskinan.
Dan, Para peserta diharapkan dapat menggali lebih dalam mengenai berbagai strategi untuk memaksimalkan pengelolaan zakat dan dana sosial lainnya, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat miskin dan marginal.
Sedangkan acara ini sendiri bertujuan agar setiap badan amil zakat di daerah bisa menjalankan tugasnya dengan lebih terarah dan fokus, serta sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Program zakat yang dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan kemiskinan yang masih menjadi masalah besar di banyak daerah di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim berharap bisa terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat, serta memperkuat posisi zakat sebagai instrumen penting dalam mengurangi ketimpangan sosial dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.(tim)
