Puskesmas Besole Gelar Posyandu Integrasi Layanan Primer di Desa Besuki

CB, TULUNGAGUNG –Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) adalah program pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa atau kelurahan, dengan fokus pada upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat. Posyandu ILP dirancang untuk melayani seluruh siklus hidup, mulai dari bayi hingga lansia.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka. Posyandu ILP berfokus pada peningkatan upaya promotif dan preventif, guna memastikan pemerataan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pelayanan yang diberikan di posyandu ILP mencakup lima langkah, yaitu pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan dan pelaporan, pelayanan kesehatan, serta penyuluhan kesehatan. Hal ini diungkapkan oleh Nur Sofi, Kepala Puskesmas Besole Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, saat pelaksanaan posyandu ILP di Posyandu Centong Desa Besuki.

“Penerapan posyandu ILP di UPT Puskesmas Besole saat ini masih terpusat di satu lokasi, yaitu di Posyandu Centong Desa Besuki, yang juga berada dalam wilayah kerja UPT Puskesmas Besole,” jelas Nur Sofi, dalam keterangan yang diterima media ini, Kamis (7/11).

Menurut Nur Sofi, transformasi program ini dimulai pada Agustus lalu setelah para kader posyandu mendapatkan pelatihan (Bimtek) dari Dinas Kesehatan Tulungagung dan pendampingan langsung dari petugas kesehatan Puskesmas, seperti bidan, ahli gizi, serta petugas promosi kesehatan dan perawatan.

Posyandu Centong, yang sebelumnya hanya melayani balita dengan pengukuran bayi dan balita, kini telah berkembang dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dari berbagai kelompok usia. Saat ini, Posyandu Centong melayani lima RT dengan total 215 KK, mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.

“Saat ini, Posyandu Centong telah memberikan pelayanan yang lebih luas, mencakup seluruh kelompok umur, dari ibu hamil hingga lansia,” tambahnya.

Nur Sofi berharap, dengan adanya Posyandu ILP, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan tepat, serta deteksi dini terhadap berbagai penyakit. Apabila ditemukan masalah kesehatan, masyarakat akan dirujuk ke Polindes, Pustu, atau Puskesmas Induk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *