CB, Tulungagung – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung terus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan dengan layanan jantung paling lengkap dan kompleks di wilayah selatan Jawa Timur.
Dan, beragam tindakan berteknologi tinggi — mulai dari bedah jantung terbuka, kateterisasi koroner kompleks, hingga intervensi jantung bawaan anak — kini berhasil dilakukan oleh tim dokter RSUD dr Iskak, bekerja sama dengan para ahli dari rumah sakit pendidikan nasional.
Direktur RSUD dr Iskak, dr. Zuhrotul Aini, SpA, MKes, menjelaskan bahwa pengembangan layanan ini menjadi langkah strategis untuk memberikan akses kesehatan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat.
“Pelayanan jantung yang canggih membutuhkan ketelitian tinggi, fasilitas lengkap, serta kesiapan tim multidisiplin. RSUD dr Iskak berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemandirian dalam tindakan-tindakan tersebut,” tegas dr Aini.
Bedah Jantung Terbuka: CABG Kelima Berhasil Dilakukan RSUD dr Iskak kembali mencatat pencapaian besar pada Sabtu (29/11) dengan keberhasilan tindakan Coronary Artery Bypass Graft (CABG) terhadap pasien laki-laki usia 63 tahun dengan penyakit jantung koroner berat.
Operasi berlangsung selama enam jam dan berjalan lancar, dengan kondisi pasien stabil pasca tindakan.
Ini menjadi tindakan CABG kelima dan pasien kedelapan sejak layanan bedah jantung dibuka pada Desember 2022.
Tim operator CABG:
BTKV:
dr. Prima Abdillah Akbar, Sp.BTKV, M.Ked.Klin
dr. Arief Budi S, Sp.BTKV
Anestesi:
dr. Mahendra Dwi Aditya Lopulalan, Sp.An
dr. Agus Pri, Sp.An KIC
Perfusionis:
dr. Tutur Danang N
Ns. Syaifudin
Dr Aini menegaskan bahwa RSUD dr Iskak merupakan satu-satunya rumah sakit di wilayah Karesidenan Kediri yang mampu menangani bedah jantung terbuka.
“Ke depan, kami ingin semakin mandiri dalam menangani kasus jantung kompleks secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kateterisasi Koroner Kompleks: 9 Pasien Ditangani dalam Sehari
Layanan jantung RSUD dr Iskak juga diperkuat melalui kegiatan Kateterisasi Koroner Kompleks yang dilaksanakan pada (23/11) di Ruang IDIK.
Tindakan ini ditangani oleh operator ahli intervensi jantung RSUD dr Iskak:
dr. Adryawan Widya N, Sp.JP(K)
dr. Arief Wibisono, Sp.JP(K)
dr. Evit Ruspionon, Sp.JP(K)
Didampingi ahli intervensi nasional dari Universitas Airlangga, Prof. Dr. dr. Yudi Her Otaviono, Sp.JP(K).
Fokus pelayanan mencakup kasus kompleks seperti Chronic Total Occlusion (CTO), Left Main Disease (LM), dan kalsifikasi berat pada pembuluh koroner, dengan teknik penggunaan Rotablator, IVUS, dan strategi PCI untuk lesi kompleks.
Kegiatan yang disertai diskusi ilmiah dan live case ini diikuti 27 peserta. Dalam satu hari, sembilan pasien berhasil ditangani.
Intervensi Jantung Bawaan Anak: 5 Pasien Tertangani Tanpa Operasi Terbuka
Pada (22/11), RSUD dr Iskak juga melakukan Pediatric Cardiology Transcatheter Intervention, yaitu penutupan defek jantung bawaan tanpa operasi terbuka.
Operator:
dr. Emi Yulianti, Sp.A, Subsp. Kardio(K)
dr. Alit, Sp.A, Subsp. Kardio(K)
Lima pasien anak berhasil ditangani dalam waktu sekitar 8,5 jam, seluruhnya menggunakan fasilitas BPJS.
Metode transkateter ini minimal invasif, tidak membutuhkan mesin jantung-paru, pemulihan lebih cepat, dan tanpa bekas luka, sehingga menjadi lompatan besar bagi pelayanan jantung anak di daerah.
RSUD dr Iskak Mantapkan Diri Sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional
Dengan keberhasilan tiga layanan jantung canggih tersebut, RSUD dr Iskak menegaskan kapasitasnya sebagai rumah sakit rujukan strategis bagi wilayah Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Pacitan, Kediri, hingga Jombang.
“Sebagai rumah sakit rujukan regional, kami ingin memberikan pelayanan komprehensif untuk kasus jantung paling berat sekalipun. Ini bentuk pengabdian kami kepada masyarakat Jawa Timur bagian selatan,” tandas dr Aini.
Ia menambahkan bahwa pengembangan layanan canggih tidak hanya berhenti pada jantung, tetapi juga akan diperluas ke layanan neurointervensi, radiologi intervensi, bedah THT, ortopedi canggih, dan layanan unggulan lainnya.
“RSUD dr Iskak milik Pemkab Tulungagung dan siap melayani seluruh masyarakat,” pungkasnya.(tim)
