Agenda Gelar Rakor Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Akhir 2025 Forikan Pasuruan Telah Meraih Prestasi dan Capaian AKI Tertinggi Jatim dan Nasional

CB, Pasuruan – Jelang di akhir tahun 2025 12 Desember 2025 kemarin Dinas Peikanan Kabupaten Pasuruan  bersama stakeholder melakukan rapat koordinasi (Rakor), forum peningkatan konsumsi ikan (Forikan). Beberapa prestasi Forikan Pasuruan yang baru  meraih prestasi yakni  the best Forikan Jatim Award 2025 dan capaian angka konsumsi ikan (AKI) tertinggi se-Jatim dan nasional,

Bupati Pasuruan menyampaikan  Forikan merupakan wadah menggugah kesadaran bersama mengenai pentingnya ikan sebagai sumber daya alam yang bernilai strategis dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM), dengan menjadikan konsumsi makan ikan sebagai budaya dan Forikan ini berfungsi sebagai Inspirator creator dan activator program gemarikan yang melibatkan berbagai komponen dari usur pemerintah dan organisasi masyarakat dengan mensinergikan upaya peningkatan konsumsi ikan sesuai dengan visi Forikan Nasional yaitu ‘’ Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang sehat, cerdas, dan kuat  melalui peningkatan konsumsi ikan ‘’. Dan Forikan mampu berperan strategis dan peningkatan konsumsi ikan dan menjadikan makanan ikan sebagai budaya bangsa serta memberikan kontribusi dalam penurunan pad angka stunting.  Kami perlu mengajak seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Pasuruan, yang sehat, cerdaa dan kuat,” ujarnya. Forikan Kabupaten Pasuruan diakui telah berkolaborasi dan bersinergi dengan stakeholder terkait bersama penggerak PKK kecamatan dan desa, sesuai keputusan bupati.“Kami telah berupaya dengan turun ke desa di 24 kecamatan, mendukung keberhasilan penurunan stunting dengan gerakan memasyarakatkan makan ikan Sementara itu hasilnya, angka konsumsi ikan kabupaten sebesar 62,97 kilogram per kapita per tahun.“Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan angka konsumsi ikan Jatim, sebesar 53,3 Kg per kapita per tahun dan nasional sebesar 58,76 kg per kapita per tahun,” bebernya.Dengan capaian itu akan mendorong terus mengkampanyekan Gemarikan Kabupaten Pasuruan

untuk dapat memberikan manfaat dan mendorong secara nyata pembentukan generasi Kabupaten Pasuruan yang sehat, kuat, daan cerdas.“Kami mengapresiasi Forikan, mendukung fokus pembangunan dan pelaksanaan kegiatan yang membanggakan dengan prestasinya mendapat penghargaan dari Provinsi Jatim di hari Ikan Nasional (Harkanas) ke-12 di 2025 yang diberikan

oleh Ketua Forikan Jatim, Ibu Arumi Bahcsin Emil Dardak, kepada Ketua Forikan Kabupaten Pasuruan dokter gigi Merita Ariestya Yudi, sebagai The Best Forikan Jatim,” bebernya. Prestasi itu karena penyebarluasan informasi manfaat konsumsi ikan dan mengintegrasikan seluruh stakeholder dalam gerakan konsumsi ikan, dan kontribusi nyata dalam peningkatan konsumsi ikan dan penurunan stunting. .Di sisi lain Merita Ariestya Yudi Rusdi Sutedjo, Ketua Forikan Kabupaten Pasuruan, mengatakan Rakor Forikan kali ini sebagai sarana silaturahim, dan sinergi program sektor perikanan dengan semua elemen. Rakor ini bertujuan untuk bersinergi pelaksanaan program peningkatan konsumsi ikan, antar lembaga terkait, meningkatkan kualitas SDM melalui perbaikan gizi dari komoditi perikanan. Disampaikannya, pada 2024 capaian angka konsumsi ikan sebesar 62,97 Kg per kapita per tahun, lebih tinggi dibanding Jatim dan nasional. “Namun demikian kita masih perlu melakukan langkah-langkah strategis meningkatkan angka konsumsi ikan dan penurunan stunting,” ujarnya. Peran Forikan dalam upaya di atas dengan agenda antara lain, Rakor, introduksi olahan, kampanye Gemarikan yang fokus bagi keluarga risiko stunting, kolaborasi dan sinergi berupa edukasi Gemarikan di Kecamatan Beji diikuti 100 orang (kader gizi desa, calon pengantin dan ibu-ibu).Kemudian gelar pasar murah produk perikanan. Dalam laporannya, pada 17 November 2025, Kabupaten Pasuruan meraih penghargaan Forikan Awards dari Pemprov Jatim kali keduanya, sebagai the best Forikan Provinsi Jatim atas peran aktif pembentukan Forikan, penyebarluasan informasi, maanfaat konsumsi ikan dan integrasi keterlibatan seluruh stakeholder dalam peningkatan produksi ikan. Sementara itu, dalam penyampaiannya Soegeng Soebijanto, selaku Plt Kepala Dinas Perikanan Pemkab Pasuruan, dalam Rakor Forikan ini melaporkan bahwa Forikan, merupakan wadah yang dibentuk pemerintah untuk mengorganisir peningkatan gizi masyarakat melalui konsumsi ikan Sehingga peran strategis Forikan, kata dia, adalah peningkatan konsumsi ikan dan menjadikan makan ikan sebagai budaya bangsa, dan dalam kontribusi menurunkan angka stunting.

Shod

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *