DPRD Kota Mojokerto Dorong Disporapar Tingkatkan PAD melalui Event Menarik dan Pengelolaan Objek Wisata

CB, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto di ruang rapat Gedung DPRD Kota Mojokerto, Kamis (4/6/2026).

RDP membahas evaluasi dan kebijakan sewa sarana olahraga aset Pemerintah Kota Mojokerto, sekaligus peningkatan pembinaan serta fasilitas bagi atlet berprestasi Kota Mojokerto.

Ahmad Saifulloh Attoilah, anggota DPRD Kota Mojokerto dari Fraksi PKB mengusulkan atlet binaan mendapatkan kemudahan akses penggunaan fasilitas olahraga di Kolam Renang Sekarsari, berupa pembebasan biaya penggunaan fasilitas latihan agar atlet lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi berbagai ajang kompetisi.

Attoilah berharap Pemkot memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan atlet yang membawa nama Kota Mojokerto di tingkat regional maupun nasional.

Budiarto, anggota Komisi III DPRD Kota Mojokerto menekankan pentingnya program pemberdayaan pemuda yang terarah melalui pendataan, pendampingan, dan penyediaan ruang kreatif bagi kalangan muda.

Menurutnya, potensi pemuda perlu difasilitasi agar dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang berdampak positif bagi masyarakat.

Politikus dari PKS ini mendorong agar kegiatan ekonomi kreatif terus diperluas sehingga mampu menjadi wadah ekspresi sekaligus peluang usaha bagi generasi muda.

Budiarto turut menyoroti kawasan UMKM di Jalan Soekarno yang pernah menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, dan berharap kawasan tersebut dapat kembali dioptimalkan sehingga mampu menggerakkan perekonomian lokal dan menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

Rambo Garudo, Dewan dari PDI Perjuangan turut mengingatkan pentingnya pengelolaan parkir pada aset milik pemerintah daerah yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga, agar memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

Sunarto, mempertanyakan besarnya target kontribusi TBM terhadap PAD yang dinilai belum sebanding dengan realitas biaya pembangunan dan promosi, dan berharap, evaluasi menyeluruh dilakukan menjelang pembahasan LKPJ, agar target yang ditetapkan benar-benar realistis dan terukur.

Selaku Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto, Indro Tjahjono menegaskan, bahwa masukan dari Dewan perlu segera direspon melalui perbaikan manajemen pariwisata, promosi yang lebih agresif, serta inovasi program yang mampu menarik minat wisatawan.

Indro juga mengapresiasi program beasiswa bagi atlet berprestasi baik bidang akademik maupun non-akademik, serta mengusulkan pemasangan peredam suara di GOR Majapahit.

Dengan dukungan anggaran Disporapar sekitar Rp 6 miliar tahun ini, DPRD kota Mojokerto berharap agar lebih banyak event olahraga, budaya, dan pariwisata yang digelar sepanjang tahun.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disporapar Kota Mojokerto, Any Wijaya, menyatakan pihaknya akan melakukan kajian dan evaluasi terhadap pengelolaan fasilitas olahraga daerah, termasuk dukungan bagi atlet binaan.

Any mengatakan, “Masukan dari DPRD akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung prestasi atlet dan pengembangan potensi generasi muda”.

“Disporapar akan terus berupaya mendorong kolaborasi lintas sektor guna mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah, sekaligus mendukung tumbuhnya kegiatan kepemudaan, olahraga, dan ekonomi kreatif di Kota Mojokerto, “pungkasnya. (Rtyn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *