Babinsa PANTIREJO Laksanakan Pendampingan Pertanian

CB – Serda Hartadi (Babinsa Pantirejo) bersama Dyah Prabantari (PPL) dan Punki (UNS) melaksanakan upsus pendampingan pertanian kepada 7 orang anggota kelompok tani utama mapan (kelompok tani Cabai) yang mendapat bantuan dari APBNP (Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan) berdasarkan proposal masuk ke Dinas Pertanian pada masa tanam I Tahun 2017 bertempat di Rumah Basuki (Ketua poktan Utama Mapan) Dk.Kuyang Ds.Pantirejo Kec.Sukodono Kab.Sragen. Data Poktan : Basuki, Sutrisno, Suparman, Slamet Al Riyadi, Muh.Maryani, Ari Al Mustofa dan Jasmanto, pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017 pukul 13.30 WIB s-d 17.00 WIB.

Sambutan Basuki (Ketua Poktan dan Tuan Rumah) sebagai berikut, Puji syukur kepada Allah SWT, selamat datang dan terima kepada PPL,Babinsa dan UNS, maaf apabila penyambutan dan penyiapan tempat kurang berkenan. Selaku Ketua Poktan mengajak kepada anggota Poktan yang mendapat bantuan utk mensukseskan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Selaku Ketua Poktan melaporkan bantuan yang sudah diterima berupa 26 gulung mulsa dan 4 buah Hand Sprayer yang lainnya belum diterima mohon segera ditindaklanjuti oleh pendamping pertanian.

Serda Hartadi (Babinsa Pantirejo) dalam sambutannya mengucapkan Puji syukur kepada Tuhan YME, atas segala nikmat yang kita terima. Babinsa sebagai pendamping pertanian saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi kelompok tani utama mapan dalam melaksanakan program pemerintah. Kami terima segala pengaduan permasalahan yang dihadapi kelompok tani, termasuk keterlambatan pengiriman bantuan yang sudah disepakati akan kita tindak lanjuti bersama PPL dan UNS.

Dyah Prabantari (PPL Ds.Pantirejo) mengatakan, “Kami akan menindaklanjuti melaporkan ke Dinas Pertanian tentang kekurangan bantuan/lambatnya bantuan karena sekarang sudah waktunya musim tanam I. Bantuan yang diterima selain mulsa dan Handplayer berupa adalah : 40 sachet bibit, 6000 kg pupuk organik, 500 kg pupuk NPK, 300 kg pupuk KL2, 80 kg pupuk KNO3, 80 kg pupuk MKP, 16 liter POC, 8 botol perata dan perekat, 20 kg Calsium, 40 botol multi guna, 100 anjir/lanjaran. untuk luasan 2 Ha lahan 7 orang anggota poktan utama mapan. Cara budidaya cabai besar meliputi : Pemilihan sanietas, Penyemaian, Pengolahan lahan, Pemeliharaan, Pengendalian OPT (Organisme pengganggu tanaman) meliputi pengendalian hama dan penyakit pada cabai”.

Sambutan Punki (UNS) sebagai berikut : Perkenalan, Moderator usulan dalam pengendalian hama dan penyakit, Pendamping dari UNS apabila mengalami kesulitan dalam penyelesaian masalah pada kelompok tani dilapangan akan disampaikan langsung kepada Dosen pendamping dari UNS Prof Supriyono.

Kesimpulan Pokta Utama Mapan siap mensukseskan program pemerintah mohon kekurangan bantuan segera dikirim ke kelompok tani Utama Mapan, PPL, Babinsa, UNS mengecek pembuatan bibit dari benih sendiri kelompok tani Utama Mapan varietas Cabai Hibrida F 1 Columbus dan Jenius-F1. apabila bantuan bibit cabai dari Dinas Pertanian datang siap ditanam pada musim berikutnya. (Ertin Primawati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *