CJH Tulungagung Diberangkatkan, Jamaah Diminta Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

CB, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung secara resmi memberangkatkan calon jamaah haji (CJH) pada Minggu sore (17/5/2026) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Pelepasan pemberangkatan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Achmad Baharudin.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Tulungagung, Plt Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, serta perwakilan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Tulungagung.

Pemberangkatan CJH ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Plt Bupati Achmad Baharudin. Sebanyak 29 unit bus dikerahkan untuk mengangkut jamaah menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Achmad Baharudin mengatakan, pada pemberangkatan Kloter 102 terdapat sebanyak 380 jamaah. Sementara Kloter 103, 104, dan 105 dijadwalkan berangkat pada malam hari pukul 23.30 WIB.

“Doa yang paling mujarab adalah di Tanah Suci. Kami mohon kepada seluruh jamaah agar rajin berdoa, baik untuk diri sendiri maupun untuk Kabupaten Tulungagung agar tetap kondusif, aman, dan semoga seluruh jamaah pulang menjadi haji yang mabrur,” ujar Achmad Baharudin.

Ia juga mengingatkan seluruh calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan serta membangun komunikasi yang baik selama menjalankan ibadah.

“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberi perlindungan, kekuatan, kesehatan yang prima, serta memudahkan setiap langkah ibadah para jamaah,” katanya.

Menurutnya, kondisi cuaca yang cukup ekstrem mengharuskan jamaah lebih memperhatikan kondisi fisik dengan rutin mengonsumsi air putih agar tidak mengalami dehidrasi.

“Jangan memaksakan aktivitas fisik berlebihan. Simpan tenaga hingga puncak haji dan gunakan pelindung seperti masker saat berada di luar ruangan,” ungkapnya.

Achmad Baharudin juga mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyiapkan anggaran sekitar Rp900 juta untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.

Selain itu, jamaah yang memiliki penyakit bawaan diminta tetap mengonsumsi obat secara teratur dan segera melapor kepada tim medis kloter apabila mengalami gangguan kesehatan.

Sementara itu, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tulungagung, Makrus Manan, mengatakan jamaah calon haji tahun ini diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 102, 103, 104, dan 105.

“Jadwal keberangkatan dimulai pukul 16.00 WIB dan dilanjutkan nanti malam pukul 23.30 WIB,” ujarnya.

Ia menjelaskan seluruh dokumen administrasi, seperti paspor dan visa jamaah, telah dinyatakan lengkap dan siap digunakan.

Makrus menambahkan, sebanyak 29 bus disiapkan untuk melayani seluruh jamaah, baik saat keberangkatan menuju asrama haji maupun saat kepulangan ke Tulungagung.

“Kami menyiapkan 29 bus untuk 29 rombongan, termasuk untuk kepulangan nanti. Semoga seluruh calon jamaah haji diberi kemudahan mulai dari berangkat hingga kembali ke Tulungagung,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan lima Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan mendampingi jamaah selama pelaksanaan ibadah haji.

“PHD terdiri dari tiga tenaga kesehatan, satu unsur perguruan tinggi, dan satu tokoh agama,” jelasnya.

Untuk mendukung operasional PHD, anggaran tahun ini  lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
“Anggaran tahun ini menyesuaikan efisiensi, namun kami pastikan pelayanan kepada jamaah tetap berjalan optimal,” tegas Makrus Manan.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *