CB, TULUNGAGUNG – Dampak pengalihan arus lalu lintas akibat penutupan Jalur Gondang diduga menjadi salah satu pemicu meningkatnya angka kecelakaan di Perempatan Sukoanyar, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Dalam sepekan terakhir, tercatat empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi di titik tersebut.
Kondisi jalan yang relatif sempit serta lonjakan volume kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan ditengarai menjadi penyebab utama rentetan kecelakaan maut tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, peningkatan arus kendaraan terjadi sebagai imbas pengalihan jalur akibat penutupan Jalur Gondang. Kendaraan besar, mulai dari bus antarkota hingga truk bermuatan berat, kini dialihkan melintasi jalur Bandung–Campurdarat melalui Perempatan Sukoanyar menuju arah Pondok Panggung.
Namun, jalur alternatif yang kini mengalami kepadatan lalu lintas tersebut belum didukung infrastruktur keselamatan yang memadai. Hingga saat ini, di perempatan tersebut belum tersedia lampu pengatur lalu lintas (traffic light). Selain itu, keberadaan personel Polisi Lalu Lintas (Polantas) maupun petugas Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengatur arus kendaraan pada jam-jam rawan juga masih sangat minim.
Menanggapi kondisi yang semakin mengkhawatirkan itu, pengasuh pondok pesantren sekaligus pengamat sosial Tulungagung, KH Toha Maksum atau yang akrab disapa Gus Maksum, mendesak pihak terkait untuk segera mengambil langkah konkret guna mencegah bertambahnya korban jiwa.
“Dinas Perhubungan dan instansi kepolisian yang membidangi lalu lintas harus segera bertindak. Jangan menunggu jatuh korban lebih banyak lagi. Perempatan Sukoanyar Pakel ini sangat mendesak untuk segera dipasang lampu lalu lintas,” tegas Gus Maksum, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, pemasangan traffic light dan penempatan petugas di lokasi tersebut merupakan solusi darurat yang perlu segera direalisasikan demi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan para pengguna jalan.
“Harapan kami, pihak terkait segera memasang lampu lalu lintas dan menempatkan petugas di titik tersebut. Langkah ini sangat penting untuk mengembalikan ketertiban dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga sekitar dan para pengguna jalan masih berharap adanya respons cepat dari otoritas terkait sebelum kembali terjadi kecelakaan yang menelan korban jiwa.
(Khairul Anam)
