CB – Setiap tanggal 10 November, kita seluruh Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan, para pendiri Republik Indonesia, mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang mereka lakukan, sehingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain.
Usai upacara peringatan Hari Pahlawan, bertempat di lapangan kantor Gubernuran NTB diadakan berbagai perlombaan tradisional untuk memeriahkan Hari Pahlawan, diantaranya tarik tambang dan lomba Bakiak, Jumat (10 November 2017).
Perlombaan tersebut dikuti oleh pasukan upacara yang terdiri dari TNI, Polri, Tagana, Mahasiswa dan Siswa siswi SMA se-Kota Mataram. Dalam dua mata lomba tersebut sangat dibutuhkan kekompakan untuk menjadi juara.
Peserta lomba dibagi menjadi empat tim dimana masing-masing tim untuk lomba tarik tambang terdiri dari 10 orang gabungan TNI, Polri dan Tagana. Lomba ini merupakan bentuk sinergitas Polri, TNI dan Stakeholder Pemda. Begitu juga dengan tim Mahasiswa, Siswa Siswi SMA dan Pramuka membentuk empat tim gabungan dalam rangka memeriahkan Hari Pahlawan.
“Lomba ini bertujuan untuk memeriahkan Hari Pahlawan dimana setiap tanggal 10 November seluruh Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang jasa-jasa pahlawan kita, dan kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas TNI, Polri dan Stakeholder yang ada di wilayah NTB”, tandas Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Hery Setiyanto. S.I.P.
“Mari kerja bersama, semoga dengan kegiatan semacam ini akan menambah kuat ikatan emosional.” tambahnya. Sebab dengan kegiatan seperti ini akan terjalin hubungan yang harmonis dengan segenap Komponen Bangsa sehingga akan terjalin ikatan yang kokoh, sejalan dengan tema peringatan hari Pahlawan tahun 2017 “Perkokoh Persatuan Dan Kesatuan Membangun Negeri”, kita mulai dari hal yang Paling kecil akan meningkat kehal yang lebih besar. (Ertin Primawati)
