Connect with us

HANKAM

Sinergi Mengatasi Kekeringan, Babinsa Sertu M. Dawud Dampingi Penyaluran 15.000 Liter Air Bersih untuk Sawah Petani di Sugio

Published

on

CB, Lamongan — Ancaman kekeringan pada lahan pertanian warga di wilayah Kecamatan Sugio mendapat perhatian serius dari jajaran Kodim 0812/Lamongan bersama instansi terkait. Langkah nyata ditunjukkan oleh Babinsa Desa Lawangan Agung, Sertu M. Dawud, yang turun langsung mendampingi proses pendistribusian air tangki guna memastikan pasokan air sampai ke lahan sawah milik petani setempat, Kamis (03/09/2026).

​Kegiatan pendampingan ini difokuskan di areal persawahan Dusun Klampok, Desa Lawangan Agung, Kecamatan Sugio. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani menjadi bentuk komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta membantu memitigasi dampak musim kemarau yang dirasakan oleh masyarakat desa binaannya.

​Bantuan air tangki sebanyak 15.000 liter tersebut disalurkan secara khusus oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Pasokan air ini dialokasikan untuk menyelamatkan tanaman padi milik warga yang mulai kekurangan pasokan air irigasi, guna mencegah potensi gagal panen akibat kondisi lahan yang mengering.

​Sinergi lintas sektoral terlihat jelas dalam aksi tanggap kekeringan ini. Sejumlah pejabat dan perwakilan dari berbagai instansi terkait hadir langsung di lokasi untuk memantau proses pengairan. Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Bpk. Ashar selaku perwakilan dari BBWS Bengawan Solo, Bpk. Satrio dari PU SDA Kabupaten Lamongan, serta Bu Sebti dari BPP Kecamatan Sugio.

​Selain itu, pendampingan lapangan juga diperkuat oleh hadirnya Bu Achoiro Wati selaku Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) wilayah Lawangan Agung, Bpk. Bambang mewakili Kelompok Tani (Poktan) Desa Lawangan Agung, serta Bpk. Adkan selaku Kepala Dusun Lawangan Agung. Kehadiran seluruh unsur teknis dan pemerintah lokal ini memastikan pembagian air berjalan efektif dan tepat sasaran.

​Rangkaian kegiatan pengairan diawali dengan kedatangan armada tangki air dari BBWS Bengawan Solo yang langsung diarahkan menuju titik-titik persawahan yang membutuhkan. Pada tahap awal, armada tangki menyalurkan air secara berkala untuk membasahi dan mengairi area sawah seluas satu hektar secara bertahap.

​Penyaluran dilanjutkan pada tahap berikutnya dengan memfokuskan pembagian air pada petak-petak sawah produktif yang mengalami dampak kekeringan paling parah. Proses pengaliran air dilakukan secara teliti agar debit air yang terbatas dapat meresap sempurna dan dimanfaatkan secara maksimal oleh tanaman padi milik warga.

​Berdasarkan data dan pemetaan di lapangan, total luas lahan sawah yang masuk dalam rencana sasaran pengairan ini mencapai lima hektar. Untuk menyasar area persawahan yang belum terjangkau pada penyaluran hari ini, petugas telah menyusun jadwal pengairan susulan secara bertahap agar seluruh lahan kritis bisa mendapatkan pasokan air secara merata.

​Masyarakat setempat, khususnya anggota Kelompok Tani Desa Lawangan Agung, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas respons cepat serta bantuan yang diberikan oleh BBWS Bengawan Solo, Dinas PU SDA, BPP, hingga pendampingan tak kenal lelah dari Babinsa Sertu M. Dawud di lapangan.

​Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran bantuan air tangki untuk lahan pertanian di Dusun Klampok berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Sinergi ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta meringankan beban para petani di Kabupaten Lamongan dalam menghadapi tantangan musim kemarau.(Lg)