CB – “Politik TNI adalah politik negara, yaitu menjaga tegak kokohnya NKRI dari berbagai ancaman dan gangguan, baik dari dalam maupun luar negeri“. Hal ini diungkapkan staf ahli Pangdam bidang Ideologi Kolonel Inf A Yudi Hartono, saat mewakili Pangdam Hasanuddin dalam memberikan materi pada acara Kemah Bakti Nusantara (Kembara) yang diselenggarakan DPW PKS Sulsel, di bumi perkemahan Lembana Malino. Sabtu (18/11/2017).
Lebih lanjut, Kolonel Inf A Yudi dihadapan kurang lebih 150 peserta yang ikut kemah bhakti, mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada, TNI memegang teguh netralitas. TNI tidak bisa dibeli oleh partai. TNI bukan milik satu Parpol. Artinya TNI bermitra dengan seluruh partai dan Ormas, selama partai dan Ormas berazaskan Pancasila untuk mewujudkan Indonesia adil, makmur, aman dan sejahtera .
Acara yang belangsung seharian penuh tersebut, turut dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Wilayah PKS Sulsel Malarangan Daeng Tutu selaku ketua penyelenggara dan perwakilan cabang PKS se Sulsel. (Ertin Primawati)
