CB, Binjai – BPTP Balitbangtan Kementan Sumut dan Babinsa Cengkeh Turi hari ini melakukan panen padi varietas Mekongga, Ciherang dan Inpari 30 di daerah UPSUS (Upaya Khusus) di Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, kelompok Tani Karang Salam sebanyak 10 hektar, Senin (8/01/2018).
Di bulan Januari ini, produksi padi di Kota Binjai mampu menyediakan beras untuk memenuhi konsumsi masyarakat. Sehingga pasokan beras cukup sekaligus harga beras stabil.
PPL Kec Binjai, M. Arifin mengatakan tanam padi Oktober 2017 yang lalu menghasilkan panen pada Januari 2018 seluas 400 hektar dan produktivitasnya 6.2 ton per hektar.
Dia menjelaskan, terjaminnya produksi padi Kota Binjai ini disebabkan karena dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah benar-benar untuk terus menjamin bahkan meningkatkan produksi padi. Pemerintah telah menyalurkan bantuan cukup banyak ke petani, seperti pompa air, traktor dan benih berkualias, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, embung dan lainnya.
BPTP Balitbangtan Kementan Sumut, mengatakan pendampingan teknologi dan terjun ke lapangan pun masif dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman. Jadi proses produksi berjalan lancar .
Terkait hal ini, Ketua Kelompok Tani Karang Salam Misno, mengungkapkan hasil panen di Kelurahan Cengkeh Turi Kota Binjai bulan Januari ini 6.2 ton per ha, total hamparan yang akan dipanen sebesar 400 ha.
Acara panen padi hari ini di Kota Binjai Kelurahan Cengkeh Turi dihadiri oleh Babinsa Cengkeh Turi, Wagirin, BPTP Balitbangtan Sumut, PPl, penyuluh dan Gapoktan/poktan serta petani. (Ertin Primawati)
