Jangan Jadikan Tugas dan Pekerjaan Sebagai Rutinitas Biasa

CB, Bandung – Program kerja Komandan Kodiklatau Marsekal Muda TNI Chairil Anwar tentang Audit Safety tahun 2018 yang telah diawali dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Adisucipto, Jogjakarta. Sekarang berlanjut ke Pangkalan TNI Angkatan Udara Sulaiman, Bandung, berlangsung selama dua hari kerja.

Tugas yang diemban Tim Safety Audit yang diketuai  Kalambangja Kodiklatau  Letkol Pnb Feri Yunaldi melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan terhadap prosedur kerja yang dilaksanakan satuan kerja dalam mendukung tugas, terutama satuan kerja yang memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi.

Obyek pemeriksaan tim Safety Audit di Pangkalan TNI Angkatan Udara Sulaiman satuan Pendidikan 204, karena skadik 204 menangani pendidikan yang memiliki resiko yang cukup tinggi karena menggunakan peralatan khusus seperti Sekolah Para Dasar, Pendidikan lanjutan Paskhas baik perwira maupun Bintara dan Tamtama.

Usai melaksanakan pemeriksaan dan pengawasan Kalambangja Letkol Pnb Feri Yunaldi juga memberikan paparan akan pentingnya keselamatan dan keamanan dalam bekerja guna terhindar dari resiko yang timbul, akibat penerapan prosedur serta aturan yang salah dihadapan para instruktur, Taruna-taruni (AAU) dan siswa PSDP di ruang kelas Skadik 204.

Selain melaksanakan pemeriksaan kesiapan satuan, tim juga melaksanakan tes psikologi bagi Karbol (Taruna AAU dan PSDP) yaitu  tes keseimbangan kejiwaan bagi calon siswa yang akan mengikuti Sekolah Terjun Para Dasar Angkatan ke 103 yang akan memulai penerjunan hari Senin (29/01/2018),  hasil tes yang dilaksanakan tidak terdapat siswa yang memiliki kecenderungan mengarah negatif.

Sebagaimana Komandan Kodiklatau pada berbagai kesempatan menegaskan bahwa cegah dini serta kewaspadaan tinggi dalam menghadapi setiap tugas-tugas yang diemban prajurit, akan membantu menekan kemungkinan-kemungkinan timbulnya kecelakaan.

Kelalaian dan kurang waspada dalam menghadapi tugas bisa berakibat fatal akan jatuhnya korban jiwa, guna menghindari akan terjadinya hal-hal tersebut, jangan menjadikan tugas dan pekerjaan hanya sebagai rutinitas yang sudah biasa dikerjakan, tegas Dankodiklatau. (Ertin Primawati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *