Rakerda Paralayang Provinsi Jatim Digelar di Lanud Abd Saleh

CB, Malang – Komandan Lanud Abd. Saleh yang sekaligus sebagai Ketua Federasi Aerosport Indonesia Daerah (Fasida) Provinsi Jawa Timur Marsma TNI Julexi Tambayong yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Operasi Lanud Abd. Saleh Kolonel Pnb Reza R.R.Sastranegara, S.Sos., M.A.P. membuka Rapat Kerja Daerah Paralayang Provinsi Jawa Timur pagi tadi (27/1/2018) yang dilaksanakan di Gedung Binayudha Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Komandan Lanud Abd. Saleh dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Operasi Lanud Abd. Saleh mengatakan “Kita patut berbangga atas prestasi yang telah ditorehkan atlet paralayang Provinsi  Jawa Timur baik Nasional maupun internasional  seperti even terakhir di Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) seri  kedua di Versac Serbia dan seri tiga di Sant-mount Piere Canada yang disabet oleh enam atlet paralayang dari Jawa Timur.  Dan mereka telah mengharumkan nama Jawa Timur antara lain saudari Rika Wijayanti, saudara Ardi Kurniawan, saudara Jafro Megawanto, saudara Roni Pratama, saudara Joni Effendi, dan saudari Ike Ayuwulandari,  Atas nama pribadi dan Ketua Fasida Jawa Timur saya ucapkan selamat dan teruslah berprestasi”.

“Dalam even empat tahunan pada PON XIX di Jawa Barat tahun 2016 kita juga berhasil meraih 4 medali emas, 3 medali perak dan 1 medali perunggu. Ini juga saya anggap sebagai pencapaian yang baik dari kepengurusan paralayang periode ini. Namun demikian kita sebagai pengurus dan atlet paralayang tidak boleh lengah, karena kita tahu perkembangan paralayang dewasa ini sangatlah pesat, dan daerah lain juga sedang giat-giatnya membina potensi atlet daerah. Kita harus bertekad prestasi PON tahun 2016 harus dapat kita pertahankan di PON XX Papua tahun 2020 mendatang atau bahkan kita tingkatkan,” tegas Komandan Lanud Abd. Saleh dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Operasi Lanud Abd. Saleh

Dalam sambutannya ”Sedangkan untuk menghadapi Pra-PON 2019, minimal atlet paralayang harus menambah beberapa atlet. Yang menjadi permasalahannya adalah atlet yang tampil di PON XIX Jjawa Barat 2016 mungkin sudah ada yang tergolong sangat senior. Itu artinya kita harus menyiapkannya pada PON XX di  Papua tahun 2020”.Tegas Dan Lanud Abd. Saleh.    Turut hadir pada pembukaan sekaligus Penutupan Rapat Kerja Daerah Paralayang Provinsi Jawa Timur antara lain Ketua Koni Provinsi Jawa Timur yang diwakili Ketua Paralayang Prov. Jatim bapak Arif Eko Wahyudi, Pengurus Paralayang Kota dan Kabupaten se Jawa Timur beserta pejabat Binpotdirga Lanud Abdulrachman Saleh. (Ertin Primawati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *