CB, Malang – Rasa kemanusiaan memang tak seharusnya memandang pemikiran materialisme yang mengagungkan nilai-nilai kebendaan semata. Hal ini ditunjukkan oleh Bangun Nawoko seorang komandan satuan sekelas Danrem yang berpangkat kolonel.
Apa yang dilakukannya bisa menjadi nilai-nilai ketimuran yang menjunjung rasa manusiawi. Kemarin sore sepasang suami istri yang tengah mengendarai sepeda motor dengan nopol P 4703 SS terjatuh di jalan Panji Suroso.
Kebetulan Kolonel Inf. Bangun Nawoko mengetahui kejadian tersebut dan langsung keluar dari kendaraan dinasnya untuk memberikan pertolongan.
Sepeda motor jenis matic yang dikendarai memang besar sehingga si pengendara tersebut kesulitan menegakkan kendaraannya apalagi terlihat sudah berusia lanjut.
Kolonel Inf. Bangun sendiri dengan sekuat tenaga mencoba membantu. Beruntung memang jatuhnya kendaraan mengarah kebahu jalan sehingga tidak mengganggu lalu lintas.
Meski demikian posisi tepi aspal yang lebih tinggi dari bahu menyulitkan untuk mengangkat sepeda motor berukuran besar seperti itu.
Beberapa pengendara yang sedang melintas dan melihat aksi Danrem 083/Bdj tersebut memberikan acungan jempol. Ada juga yang meneriakkan kalimat “jos pak” sembari tersenyum menyaksikan aksi sang komandan dengan lis merah dipangkatnya tersebut. (Ertin Primawati)
