CAHAYA BARU – Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyapa masyarakat Jombang. Mengawali kunjungan, Khofifah menyapa warga pasar Perak, Jombang.
Pedagang, tukang becak maupun masyarakat Jombang sudah menunggu kedatangan Khofifah di pasar Perak, Jombang, Selasa (22/3/3018). Tiba di gerbang Pasar Perak, Khofifah pedagang dan pengunjung pasar girang melihat gubernur pilihannya menyapa langsung.
Sejurus kemudian, pedagang pasar menemani Khofifah menyusuri lorong-lorong pasar Perak. Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Abdurrahman Wahid ini menyapa satu per satu masyarakat.
Warga pun seketika menyemut ke tempat Khofifah berdiri untuk bersalaman atau berswafoto mengabadikan momen. Khofifah menyambut sapaan warga, memeluk sambil memohon restu warga pasar Jombang.
Di tengah pasar, Khofifah juga menyempatkan diri sarapan dengan pedagang pasar. Khofifah mencicipi semangkuk rawon.
Hampir satu jam Khofifah menyusuri pasar untuk menavigasikan program. Khofifah menilai pasar tradisional perlu perlindungan dengan membenahi infrastruktur pasar hingga bantuan modal untuk pedagang.
“Saya melihat ritme perdagangan sangat tinggi. Kembali infrastruktur rasanya harus dibenahi. Sehingga siklusnya antar pedagang dan pembeli bisa berjalan dengan baik. Pasarnya crowded karena intesitasnya tinggi sehingga harus diperluas tanpa harus meninggalkan siapa pemilik booth (bedek)di sana,” kata Khofifah.
Kemudian, Khofifah ingin masyarakat pasar bisa berdaya dan berkembang. Menurutnya, pedagang pasar perlu diberi bantuan modal agar bisa mengembangkan dagangannya.
“Bagaimana KUR, agen bank yang mendistribusikan Kredit Usaha Rakyat itu bisa disegerakan dibangun di tengah pasar tradisional, supaya pedagang bisa mengakses dana murah,” tuturnya.
Kemudian, Khofifah juga ingin harga paaar tradisional ramah pembeli namun menguntungkan pedagang. Khofifah ingin ada gudang khusus stok sembako sehingga akses barang bagi pedagang bisa dijamin dan terjangkau.
“Warehouse supaya mereka bisa mengakses barang-barang yang murah dan mudah. Karena mereka tidak harus mengambil barang dari jauh semua bisa disiapkan dan harganya bisa terkontrol. Supply set dan demand set kan saling berkelindan,” pungkasnya. (Yit)
