CB – Maraknya peredaran narkoba melalui jalur di perairan Riau, hal tersebut menjadi tantangan terbesar bagi Polisi Air Wilayah Polda Riau.
“Usai Penangkapan narkoba ber Ton-ton di perairan Kepri baru-baru ini, kami langsung meningkatkan sistem pengawasan dan pengintaian melalui kegiatan patroli kapal disemua titik dan zona berbahaya,” ujar Dir. Pol Air Polda Riau, Kombes. Pol. Hery Wiyanto.
Ia pun mengatakan, selain patroli pihaknya melakukan pengawasan lalu lintas barang ilegal lainya, seperti rokok, miras, satwa dan barang elektronik dan mengutamakan pengawasan terhadap arus masuk barang haram narkoba.
“Jadi saat ini kami sedang melakukan patroli air dengan melibatkan 9 unit kapal patroli yang tersebar ke semua zona, seperti tembilahan, Dumai, Bengkalis, dan Pulau rupat. Sebelumnya kami hanya melibatkan 8 unit kapal, namun kali ini kita tambah satu unit lagi karena darurat narkoba,” jelasnya.
Wilayah perairan dan garis pantai provinsi Riau yang sangat panjang menjadi keuntungan besar bagi para pemain narkoba. Oleh karena itu, diperlukannya pengawasan yang lebih.
Sementara itu, pihaknya terus melakukan patroli dengan meningkatkan sistem armada yang bekerjasama dengan patroli Polisi Air dari Mabes Polri yang bermarkas di perairan Dumai untuk mencegah kejahatan perompakan sebagaimana yang sering terjadi selama ini. (Febe Ertin)
