Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Dicky Sondani mengatakan bahwa pihaknya masih berfokus mencari aset Abu Tours di sekitar Makasar yang menjadi wilayah operasional kantor pusat perusahaan travel umrah Abu Tours.
“Secepatnya kita sita aset lain karena diduga masih banyak. Sebagian di Makassar, ada juga di Jakarta,” ujar Kombes Pol. Dicky Sondani.
Sebelumnya, polisi telah menyita satu sepeda motor mewah dan empat mobil milik bos Abu Tours yang ditaksir senilai Rp2 miliar. Serta sejumlah gedung dan tanah yang belum dihitung nilainya.
“Sudah diselidiki, memang Abu Tours disinyalir berinvestasi di bidang lain. Diduga menggunakan dana setoran jemaah umrah,” sambungnya.
Diketahui sebanyak 86 ribu orang gagal berangkat umrah. Mereka berasal dari 15 provinsi, yang sebagian besar berada di provinsi Sulsel. Nilai total kerugian korban diperkirakan di atas Rp1 triliun. (Febe Ertin)
