CB, Surabaya – Pelaksanaan sedekah bumi yang diadakan di wilayah lakar santri RW 04, Kecamatan Lakarsantri berjalan dengan lancar dan meriah, dalam acara sedekah bumi dilaksanakan di lapangan dengan turut mengundang Ndanramil Lakar santri, Anggota DPRD Kota Surabaya dari Komisi Pembangunan H. Mahmud dan Finsensius, Kapolsek Lakar santri, Lurah Lakar santri, LPMK dan Ketua RW 04 serta seluruh Tokoh Masyarakat maupun Tokoh Agama juga hadir untuk memeriahkan acara sedekah bumi, pada hari sabtu ( 8/9) siang.
Sedekah bumi yang dilaksanakan setiap tahun sekali ini juga di dukung sepenuhnya oleh masyarakat yang ada di wilayah lakarsantri tepatnya di RW 04 dengan menyajikan tumpeng raksasa dan hasil bumi seperti sayur mayur serta hasil bumi yang lainnya, tak lupa juga acara sedekah bumi ini dimeriahkan oleh adik adik kita dari karang taruna dengan menampilkan seperti kesenian alat musik drum band atau patrol dan malamnya di gelar pagelaran Luduruk dari mojokerto.
Seluruh masyarakat antusias sekali dengan acara sedekah bumi ini dengan membawa tumpeng disetiap masing rumah, sebanyak 150 tumpeng yang di sajikan oleh masyarakat pertanda rasa sukur kehadirat Allah yang telah melimpahkan rejekinya kepada kita semua sehingga pada hari ini bisa melaksankan sedekah bumi yang sudah turun temurun oleh nenek moyang kita pada jaman dahulu kala. Jadi tradisi semacam ini tidak bisa luntur atau dihapus dan sampai kapan pun tetap kita rayakan bersama sampai kelak di teruskan oleh anak cucu kita.
Sebelum acara ini selesai sambutan dari Anggota DPRD Kota Surabaya yang disampaikan oleh Finsensius mengatakan puji sukur kita sampaikan kehadiratnya bahwa pada siang hari ini kegiatan tasyakuran sedekah bumi ini terlaksana berkat semua warga partisipasi warga untuk merayakan yang namanya kegiatan kalimat Lokal khususnya di daerah Lakar Santri yaitu tasyakuran sedekah bumi, perlu kita ketahui bersama acara sedekah bumi ini adalah merupakan Ritual puji sukur rasa kita berterima kasih kepada Allah yang sampai hari ini kita boleh mendapatkan rejekinya dan berkatnya dengan hasil panen untuk kita nikmati bersama untuk kita hidupkan bersama keluarga – keluarga kita. Namun yang menjadi sesuatu yang menjadi ironis pada hari ini kalau dulu sedekah bumi ini adalah panen sendiri, di panen sendiri, dihasilkan sendiri, disukuri sendiri dan dibagi untuk bersama warga dan keluarga.
Hari ini lahan – lahan pertanian sudah menjadi pemukiman semua sehingga tidak ada yang di panen lagi akhirnya sedekah bumi ini belanja di pasar dulu untuk membeli buah – buahan dan sayur mayur dan ini semua menjadi pergeseran, namun makna sedekah bumi ini tetap kita bersukur dan pada hari ini seluruh masyarakat tetap saling menghormati pada sesama warga dan tetap selalu bergotong royong untuk menjaga kerukunan antar warga, ” ucapnya.
Di tempat terpisah Suhariyo selaku ketua karang taruna juga mengatakan bahwa hanya untuk kita sebagai warga RW 04 khususnya dan sebagai mahluk tuhan yang maha esa kita ingin mengucapkan rasa sukur kita kepada yang maha esa bahwasannya setiap – setiap tahunnya ritual – ritual semacam ini kita selenggarakan di setiap – setiap desa khususnya apalagi yang di lakar santri RW 04. Ini juga ada semacam makam atau tokoh masyarakat yang kita tua kan, kita sebagai masyarakat di RW 04 ingin selalu menghornati beliau terutama kalau bahasa jawanya beliau yang membabat alas di RW 04 khusunya.
Jadi kita mengucapakan rasa sukur kita kepada tuhan yang maha esa melalui beliau – beliau jadi acara – acara kirab semacam ini kita tujuannya adalah mengucapkan rasa sukur kepada tuhan yang maha esa atas nikmat yang sudah diberikan kepada masyarakat lakar santri khususnya di RW 04 ini dan angaran yang dikeluarkan adalah dari swadaya masyarakat ini sendiri serta tumpeng yang dijeluarkan setiap tahunnya ada lima dari para RT, RW dan warga lainnya yang ingin menyumbang juga dipersilahkan, ” ucapnya.
Seluruh masyarakat berterima kasih kepada para anggota DPRD yang meramaikan acara sedekah bumi ini beserta para pejabat yang lainnya untuk meramaikan acara ini kami berharap acara sedekah bumi ini diadakan setiap tahun sekali dan kedepannya lebih meriah lagi. (sis/cis)
