CB, Mojokerto – DPRD Kabupaten Mojokerto menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Kabupaten Mojokerto terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mojokerto Tahun 2021, bertempat di di gedung Graha Wichesa DPRD Kabupaten Mojokerto, Jl R.A Basuni, Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jum’at, (01/04/22).
Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuhro, dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Wakil Bupati Muhammad Al Barra.
Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Mojokerto dibacakan Rindahwati Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Mojokerto.
Rindahwati menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto secara umum berjalan sangat baik. DPRD Kabupaten Mojokerto memberikan saran yang tertuang dalam bentuk catatan-catatan strategis.
Laporan keterangan pertanggung jawaban Bupati Mojokerto telah memenuhi semua aspek. Baik itu ditinjau dari yuridis, muatan materi, format dan sistematika penyusunan, LKPJ Bupati ini telah memenuhi” Kata Rindahwati.
Sebagian besar program kerja pemerintah daerah Kabupaten Mojokerto dapat terselesaikan.
Kedepannya Pemkab Mojokerto bisa melakukan percepatan terbentuknya heard imunnity pada akhir tahun 2022 dan percepatan pemulihan ekonomi. Harapnya.
“Langkah taktis percepatan dan pelayanan vaksinasi booster bagi kelompok rentan perlu dilakukan dan juga pemerintah daerah segera melakukan identifikasi sektor perekonomian terdampak pandemi di seluruh wilayah Mojokerto, dengan kategori sangat terpuruk, terpuruk, mulai bangkit dan normal,” jelasnya.
Sangat penting bagi pemerintah untuk melakukan identifikasi agar kebijakan bisa tepat sasaran dan efektif. Agar sektor perekonomian yang sangat terpuruk bisa diselamatkan dan yang terpuruk dapat dipulihkan, sedangkan sektor yang mulai bangkit bisa diakselerasi dan meningkatkan sektor yang normal,” lanjutnya.
Selain itu, DPRD Kabupaten Mojokerto memberikan rekomendasi agar Pemkab Mojokerto bisa mempertahankan konsumsi masyarakat dengan menekan laju inflasi di tingkat yang paling rendah, kemudian memperluas bantuan sosial yang tepat sasaran dan membuka lapangan pekerjaan serta bisa memprioritaskan belanja APBD tahun 2022 untuk membeli bahan dan produk lokal sehingga perekonomian dapat pulih kembali.
Dalam hal pendidikan, DPRD berharap, Pemkab Mojokerto mampu mengejar ketertinggalan pembelajaran karena covid 19 di tahun 2021 hingga 2022.
Bupati Mojokerto yang diwakili Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan bahwa pada 10 Maret 2022 lalu, pihaknya telah menyampaikan LKPJ Bupati Mojokerto tahun 2021 kepada DPRD Kabupaten Mojokerto, yang secara esensial merupakan laporan hasil implementasi berbagai program pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun 2021.
Penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Mojokerto pada tahun 2021 berjalan dengan lancar tanpa banyak kendala yang berarti meskipun kita masih dalam kondisi Covid-19 yang berkepanjangan, Hal ini tidak lepas dari tetap terjaganya keharmonisan hubungan dan peran serta aktif dan berkesinambungan pihak eksekutif dan legislatif.
Terima kasih kami ucapkan atas rekomendasi yang berupa catatan catatan strategis yang singkat saran masukan dan atau koreksi terhadap penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintah selama tahun anggaran 2021 yang dibacakan dan ditetapkan dalam keputusan DPRD Kabupaten Mojokerto ini. Semua rekomendasi DPRD dapat diterima dan akan diperhatikan serta ditindaklanjuti secara serius.
Rekomendasi yang sudah dirumuskan menjadi masukan yang sangat berharga demi terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang maju adil dan makmur melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat tercapai.
Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Mojokerto berkomitmen untuk terus memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintah berdasarkan saran dan masukan yang telah tertuang didalam poin-poin rekomendasi yang telah disampaikan oleh DPRD terhadap LKPJ Bupati Mojokerto tahun anggaran 2021. (Adv)
