CB, Tanah Bumbu – Dandim H.Rahmat Trianto tampak membaur bersama warga Desa Manunggal.
Mengenakan baju dorengnya diapit berbagai busana adat. Dengan bangga Dandim 1022 TNB, Letkol. CPN. H Rahmat Trianto menunjuk Desa Manunggal sebagai Kampung Pancasila. Merupakan miniatur nusantara di Karang Bintang.
Pada momen itu tampak turut berhadir unsur Muspida didesa Manunggal, 12/4/22 pag.
Yakni Bupati HM. Zairullah Azhar dan Kapolres AKBP Tri Hambodo.
Ketika injakan kaki di Desa Manunggal mereka disambut lantunan selawat serta ditampilkan beragam busana adat diatas panggung.
“Walau hanya skup sebuah desa, namun terdapat beragam suku dan agama hidup berdampingan sejak lama,” tutur Dandim.
Pada momen itu juga bupati Zairullah Azhar meresmikan Desa Manunggal sebagai Kampung Pancasila
Kemesraan dalam perbedaan yang ditunjukkan Manunggal, membuat namanya didaulat menyandang gelar Kampung Pancasila. Sebuah gagasan pengembangan konsep lingkungan budaya berbasis Pancasila.
“Program tersebut merupakan gagasan dari Jenderal Dudung,” tuturnya.
Lanjut Dandim, selain Manunggal juga ada 11 desa lainnya di tiap kecamatan di Tanah Bumbu. Yang diberikan predikat Kampung Pancasila.
Bukan sekadar nama saja, tapi menjadi kerja bersama. Kembali menanamkan nilai luhur Pancasila, khususnya untuk generasi milenial.
“Kita tahu, era globalisasi sekarang, generasi kita rentan kehilangan jati diri. Itulah salah satu alasan dibuat Kampung Pancasila,” katanya.
Kedepannya para tentara yang tinggal di desa -biasa disebut Pak Babinsa- akan menggerakkan Karang Taruna. Kembali menggelorakan nilai-nilai budaya luhur nusantara.
“Seperti kata Cak Nun. Kita ini bangsa besar. Nilai-nilai kebudayaan kita amat tinggi. Sayang kalau anak muda malah berkiblat ke budaya populer yang pragmatis.”
Bupati Abah Zairullah tampak kagum serta mengapresiasi seolah memberi pujian, ketika melihat konsep Kampung Pancasila.
“Inilah desa yang penuh dengan cinta,” ungkapnya.
Jhon
