CB,TULUNGAGUNG-Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM, mengunjungi atau inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Tradisional Ngemplak. Dalam sidaknya itu, bupati mengkroscek langsung ketersediaan stok dan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ 2022 M.
Kunjungannya di Pasar Tradisional tersebut, Bupati Maryoto didampingi langsung Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo SE, anggota Forkopimda serta Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung, Drs Sukaji MSi.
Dan, setelah datang di Pasar Tradisional Ngemplak itu, Bupati Maryoto langsung menyisir tiap lapak pedagang, yakni dari yang menjual sembako, daging ayam, daging sapi hingga penjual kue. Menurutnya, kunjungannya ke pasar tradisional ini untuk mengetahui lebih dekat dan bagaimana pula ketersediaan stok dan harga bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat. Numum,enurut bupati, semua masih berjalan dengan baik dan harga pun terbilang masih terkontrol.
“Secara keseluruhan masih koridor batas normal ya. Malah ada sejumlah komoditas yang mengalami penurunan harga, misalnya cabe dan daging ayam,” kata Bupati
Maryoto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan dalam sidaknya di Pasar Tradisional Ngemplak.
Bahkan, lanjut mantan Sekda Tulungagung ini,diprediksi harga kebutuhan pokok akan mengalami peningkatan seiring mendekatnya hari raya. Namun demikian, pihaknya juga sudah mengantisipasi apabila harga komoditas yang terus melambung, maka Pemkab Tulungagung bakal menggelar operasi pasar, dimana pemerintah akan memberikan subsidi terhadap komoditas yang harganya melambung maupun langka di pasaran.
“Kunjungan atau inspeksi mendadak (sidak) ini juga termasuk mengantispasi lonjakan harga jelang Hari Raya. Bahkan spekulan tak lagi bisa bermain harga di moment ini, karena kami terus mengawasi dan selalu bersama pedagang,” tandasnya.
Namun, tak bisa dipungkiri, memasuki pertengahan bulan Ramadhan, kenaikan harga bahan pokok belum terpantau di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Tulungagung. Hal tersebut yang disampaikan sejumlah pedagang di pasar tradisional Ngemplak.
Dan, dalam kesempatan ini Cahaya Baru mengkonfirmasi seorang pedagang daging ayam, Suwoko, bahwa saat ini harga daging ayam di Pasar Ngemplak ada di angka Rp 33.000,- perkilogramnya, yakni harga tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan harga di awal bulan Ramadhan yang mencapai Rp 35.000,- perkilogramnya.
“Malah turun mas, mungkin nanti pas mendekati lebaran baru naik lagi. Selain penurunan harga, penurunan daya beli masyarakat di pertengahan bulan Ramadhan juga tinggi mas,” jelasnya.(Hsu)
