CB,TULUNGAGUNG-Sebanyak 105 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) yang lolos tahap II formasi 2021, telah menerima surat keputusan (SK) dari Bupati Tulungagung.
SK 105 PPPK ini diserahkan langsung oleh Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM secara simbolis pada 2 perwakilan CPPPK formasi tenaga pendidik SD dan SMP di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, belum lama ini.
Hadir pula dalam penyerahan SK PPPK, yakni Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung, Rahadi P. Bintara, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung, Suroto.
Sedangkan Ketua panitia seleksi PPPK di Tulungagung Drs Sukaji M.Si mengatakan, untuk tahap II ini merupakan tahap lanjutan dari seleksi PPPK formasi tahun 2021. Dan, 105 calon abdi negara yang berhasil merebut formasi tahap II tersebut, yakni total pendaftar berkisar 2.972 guru swasta dan negeri.
“Mereka yang hadir disini merupakan calon abdi negara yang berhasil mengisi formasi yang tersedia di tahap II. Saya berharap kedepan, para guru kita ini tetap melaksanakan tugas sebaik-baiknya untuk mendidik anak – anak kita untuk masa depan yang baik,” kata mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung ini.
Sementara itu, Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM mengaku bahagia, mengingat perjuangan yang dilewati para guru terbayarkan dengan pengangkatan sebagai ASN melalui seleksi PPPK. Menurut bupati, PPPK yang menerima SK itu sudah dapat menerima hak-haknya mulai 1 Juni. Untuk itu, iapun meminta para PPPK segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing.
“Tunjukkan kinerja terbaik saudara. Apalagi, sekarang saudara sekalian telah menjadi abdi negara dan masyarakat, yang dituntut tidak hanya untuk bekerja keras, namun juga bekerja cerdas penuh kreativitas,” jelas Bupati Maryoto.
Para ASN yang dilantik, lanjut mantan Sekda Tulungagung ini, agar tetap menunjukkan dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam bekerja, memberikan pelayanan publik yang terbaik serta mampu tumbuhkan kedisiplinan dan etos kerja yang tinggi.
“Masih banyak guru guru kita yang belum terangkat ya. Kebanyakan guru SD dan itu tersebar di Tulungagung. Namun demikian, kami akan berusaha dengan mengajukan formasi seleksi mereka lagi sesuai prosedure yang ada,” tandasnya.(Hsu)
