Saat Reses di Dapilnya, Erma Susanti Anggota DPRD Jatim Bakal Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat

CB, TULUNGAGUNG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Komisi B dari Fraksi PDIP, Erma Susanti SE, MSi menggelar serap aspirasi atau reses di Aula Khayangan Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.

Reses tersebut juga di hadiri Camat Pagerwojo Ir. Sigit Setiawan, Repdem Kabupaten Tulungagung, PAC dan Ranting Repdem, Kecamatan Pagerwojo, Pendamping PKH Desa Penjor dan juga terlihat hadir 11 Kepala Desa se-Kecamatan Pagerwojo.

Dalam sesi pembukaan acara koordinator panitia, yakni Agus Sudjarno Mantan Ketua Repdem Tulungagung yang saat ini naik jabatan manjadi anggota Repdem Jawa Timur mengatakan, bahwa tujuan acara reses atau menyerap aspirasi masyarakat ini guna meluahkan apa apa saja keluhan masyarakat kepada anggota DPRD langsung, baik itu terkait Pertanian, Peternakakan maupun persoalan lainnya.

“Tujuan reses atau penyerapan asfirasi masyarkat ini supaya anggota DPRD yang hadir bisa mendengarkan langsung, apa apa saja yang menjadi keluhan masyarakat,” jelas Agus Sudjarno.

 Sementara Erma Susanti dalam sambutannya mengatakan, kegitan reses ini diadakan guna mendengarkan langsung keluhan atau pun pokok pikir masyrakat (Pokir) di daerah pemilih (Dapil) Vll. Dengan begitu, keluhan masyrakat nanti akan kita pelajari dan kita anggarkan di tahun 2023. namun begitu bukan berarti semua aspirasi masyarakat akan kita realisasi, mengingat banyaknya tuntutan Masyarakat.

 “Tujuan kita reses disini, guna untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarkat. Jadi nanti masing masing masyarkat yang hadir dalam reses ini berhak mengutarakan apa apa saja yang menjadi permasalahan. Namun nanti kita tidak bisa merealisasikan semua, dan nanti akan kita pilih beberapa,” pungkas Erma Sunsanti

Sementara itu, dalam acara reses ini masyarakat setempat sangat mengeluhkan betapa buruknya benih sapi, yang menurutnya benih sapi yang di suntik oleh Dinas Peternakan biasanya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan., begitu juga dengan buruknya Insfratuktur yang tetap menjadi topik utama.

Masih menurut Erma Susanti, terkait Insfratuktur memang saat ini tidak kita bisa di pungkiri, betapa buruknya Insfratuktur yang ada saat ini. Dan, ini tentu akan menghambat lajunya pertumbuhan ekonomi. Walaupun Insfratuktur ini bukan kewenangannya di komisi B, iapun berjanji akan menyampaikan keluhan masyarakat tersebut, yakni terkait buruknya insfratuktur itu kepada anggota DPRD yang membidanginya.

” Kalau masalah buruknya benih Sapi yang disuntik kan nanti kita langsung kordinasi dengan Dinas Peternakan. Namun terkait buruknya Insfratuktur nanti biar kita sampaikan kepada angota DPRD yang membidangi,” ucap Erma Susanti kepada Cahaya Baru.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *