CB, Banyuwangi-Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banyuwangi, Hj.Siti Mafrochatin Ni’mah meminta kepada pemerintah daerah untuk menjaga stok kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menstabilkan harga bahan pangan menjelang bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 Masehi.
“Pemerintah daerah harus rajin melakukan kontrol terhadap ketersediaan bahan pangan di pasaran, jangan sampai terjadi kelangkaan dan kenaikan harga menjelang bulan Ramadhan hingga lebaran nanti,” ucap Hj.Ni’mah panggilan akrah Ketua Komisi II DPRD Bnayuwangi ini.
Politisi Partai Kebangktan Bangsa (PKB) asal Kecamatan Giri ini mengatakan, biasanya menjelang bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri nanti tingkat konsusmsi masyarakat akan meningkat. Komoditas pokok terpenting antara lain beras,minyak goreng, gula termasuk bahan bumbu dapur dan pangan hewani.
“Selain stok pangan, pemda juga harus memastikan ketersediaan bahan bakar, utamanya gas elpiji ukuran 3 Kilogram ,” ucapnya.
Dia menyatakan bahwa ganti rugi tidak ingin mendengar adanya warga yang kesulitan mendapatkan bahan bakar saat bulan Ramadhan nanti, maka Pemda perlu memastkan sedini mungkin terkait pendistribusian gas elpiji 3 Kg dari agen ke pangkalan agar tidak terjadi penimbunan.
“Pemda kita minta untuk menurunkan OPD untuk memagari stok bahan pangan maupun bahan bakar baik yang ada di gudang distributor maupun pedagang agar tidak ada penimbunan ,” tegasnya.
Dia menyampaikan, masalah kenaikan harga bahan pokok menjadi hal yang paling banyak disampaikan masyarakat kepada permohonan saat melakukan reses I tahun 2023 ini. Dalam reses di sejumlah tempat di daerah pemilihannya masyarakat mengadu kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Dalam kondisi seperti saat ini sudah seharusnya negara hadir untuk memberikan kepastian ada persediaan sembako dan harga yang terjangkau sehingga masyarakat khususnya umat Islam merasa tenang, nyaman dan khusyu’ dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan,” jelas Hj Ni’mah
Selain itu pemerintah bersama aparat penegak hukum (APH) juga diharapkan berani mengambil tindakan tegas apabila menemukan tindak penipuan yang dilakukan oknum pengusaha, grosir, distributor maupun pedagang yang sengaja menimbun barang maupun menjual dengan harga yang tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah, imbuh mantan Ketua Muslimat Banyuwangi.
“Dalam waktu secepatnya kami akan mengadakan rapat komisi dan melaksanakan sidak bersama dengan eksekutif untuk memastikan persediaan sembako di Banyuwangi menjelang Ramadan sampai dengan Idul Fitri cukup dan harga di pasaran relatif stabil agar umat Islam bisa tenang dalam menjalan ibadah dan merayakan lebaran tahun ini,” pungkas Hj Ni’mah.(imm)
