Pasca OTT KPK, Tokoh Masyarakat Nilai Pembangunan Tulungagung Jalan di Tempat

CB, TULUNGAGUNG – Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Selasa (19/5/2026), tokoh masyarakat Kabupaten Tulungagung, Sutrisno atau yang akrab disapa Kang Tris Panjer, mengkritisi kondisi pembangunan di Kabupaten Tulungagung yang dinilai berjalan stagnan pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK RI pada April lalu.

Menurut Kang Tris, pembangunan infrastruktur jalan penunjang destinasi wisata, khususnya jalur penghubung Jalur Lintas Selatan (JLS), hingga kini belum menunjukkan progres signifikan.

Dan,  beberapa di antaranya yakni jalur Lok Songo di Kecamatan Pucanglaban menuju Pantai Molang, jalur Karangtalun Kecamatan Kalidawir menuju Pantai Sine, hingga jalur lingkar Waduk Wonorejo yang belum terlihat tanda-tanda pengerjaan proyek.

Selain itu, ia juga menyoroti minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap revitalisasi pasar tradisional.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kesan bahwa pemerintah kurang berpihak pada penguatan ekonomi masyarakat kecil di tengah menjamurnya toko modern berjaringan di Kabupaten Tulungagung.

“Peran Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkesan jalan di tempat. Gaya kepemimpinannya masih tipikal priyayi yang ingin dilayani dengan fasilitas bagus, padahal idealnya menjadi pamong praja yang melayani masyarakat sebagai public servant. Perlu adanya pressure agar lebih optimal dalam menyerap anggaran untuk proyek prioritas tahun 2026,” ujar Kang Tris.

Ia juga menilai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) seharusnya lebih aktif turun ke lapangan guna mengevaluasi realisasi program pembangunan yang telah direncanakan.

“Bappeda seharusnya turun ke bawah atau cek lokasi untuk membandingkan antara program yang direncanakan dan progres di lapangan, tidak hanya duduk anteng di ruangannya,” pungkasnya.

Kang Tris menambahkan, hingga mendekati triwulan II tahun anggaran 2026, penyerapan APBD disebut masih jauh dari target 50 persen.

Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional, ia berharap Plt Bupati Tulungagung, Penjabat Sekda, serta seluruh jajaran eksekutif tetap bekerja maksimal untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Harapan kami ke depan, Plt Bupati Tulungagung, Pj Sekda, dan seluruh jajaran eksekutif tetap berkinerja maksimal untuk melakukan akselerasi pembangunan demi mewujudkan Tulungagung yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkas Kang Tris Panjer.(khairul anam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *