CB, Lamongan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Lamongan-Tuban menuntaskan salah satu tahapan penting dalam penguatan kelembagaan dengan menyerahkan dokumen administrasi organisasi ke Kesbangpol Kabupaten Lamongan, Senin (2/6/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PJI Lamongan-Tuban untuk menjalankan roda organisasi secara legal, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus mempertegas perannya dalam menjaga profesionalisme wartawan di daerah.
Penyerahan dokumen dilakukan langsung oleh Ketua DPC PJI Lamongan-Tuban, Ir. Handoyo, didampingi Humas Ubed dan Seksi Hubungan Antar Lembaga Agus Triono. Rombongan pengurus diterima oleh Kepala Kesbangpol Lamongan Johny Indrianto Firmansyah, S.STP., M.Si., bersama Sekretaris Moch. Andi Suwiji, SH., MM., serta jajaran kepala bidang.
Dalam keterangannya, Handoyo menegaskan bahwa PJI tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan dan peningkatan kapasitas jurnalis. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik serta tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Profesionalisme wartawan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menulis, tetapi juga oleh integritas dan kepatuhan terhadap aturan. PJI berkomitmen membina anggota agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan,” ujar Handoyo.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Lamongan, Johny Indrianto Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif PJI Lamongan-Tuban dalam melengkapi administrasi organisasi. Ia berharap proses verifikasi dapat segera dirampungkan setelah kelengkapan dokumen disempurnakan.
Johny juga menilai keberadaan organisasi wartawan yang tertib administrasi sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi lokal. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers menjadi kunci terciptanya iklim informasi yang sehat dan bertanggung jawab.
“Kami berharap PJI Lamongan mampu menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mendorong keterbukaan informasi publik dan menjaga kualitas pemberitaan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Bd)
