Camat Ngunut Pastikan Penjaringan Perangkat Desa Pulotondo Berjalan Transparan

CB, TULUNGAGUNG – Monitoring dan evaluasi (monev) penjaringan Perangkat Desa Pulotondo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, yang digelar di balai desa setempat, Senin (15/6/2026), berlangsung dalam suasana guyub dan penuh kebersamaan.

Camat Ngunut, Yudi Irwanto, mengatakan bahwa sejak pembentukan panitia, pembukaan pendaftaran hingga menjelang pelaksanaan ujian, seluruh tahapan telah disosialisasikan kepada para peserta.

Sosialisasi tersebut meliputi mekanisme pelaksanaan, tata tertib, serta ketentuan yang berlaku dalam proses penjaringan perangkat desa.

Dan, menurutnya, sosialisasi tersebut merupakan bentuk keterbukaan panitia sekaligus upaya untuk mendapatkan hasil seleksi yang berkualitas.

“Peserta yang mengikuti penjaringan terdiri dari 15 orang untuk formasi Kepala Dusun dan 7 orang untuk formasi Kaur Kesra,” ujar Yudi Irwanto, Senin (15/6/2026).

Ia menambahkan, sejumlah peserta juga berasal dari luar Desa Pulotondo. Tercatat, terdapat sekitar tiga peserta dari luar desa yang mendaftar untuk posisi Kaur Kesra dan dua peserta untuk posisi Kepala Dusun.

Menanggapi adanya anggapan negatif terkait kemungkinan praktik “main mata” dalam proses seleksi, Yudi menegaskan bahwa seluruh tahapan penjaringan dilaksanakan secara terbuka dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Semua proses berjalan sesuai peraturan daerah, peraturan bupati, serta ketentuan teknis yang telah ditetapkan. Keterbukaan di semua lini harus terwujud sehingga dapat menepis berbagai anggapan negatif terkait proses penjaringan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pulotondo, Mawardi, mengatakan bahwa penjaringan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan Kaur Kesra dan Kepala Dusun yang telah cukup lama belum terisi.

Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka, sehingga jumlah peserta yang mendaftar mencapai 22 orang.

“Saat ini kami tinggal menunggu hasil akhir dari pelaksanaan tes. Mudah-mudahan seluruh peserta dapat menerima hasil yang diperoleh masing-masing dengan lapang dada,” kata Mawardi.

Ia juga berharap situasi desa tetap aman, kondusif, dan harmonis selama maupun setelah proses penjaringan berlangsung.

“Siapa pun yang nantinya mendapat nilai tertinggi dan dipercaya mengemban amanah sebagai perangkat desa, semoga dapat melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas,” pungkasnya.(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *