DAERAH
Berkomitmen Tuntaskan Pengangguran dan Anak Putus Sekolah di OKU, Bupati Lepas 24 Pemuda Alumni LKP Inspiratif Fashion ke Semarang
CB, Baturaja OKU — Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam menekan angka pengangguran dan memberikan kesempatan kerja bagi generasi muda kembali diwujudkan melalui program pelatihan keterampilan dan penempatan tenaga kerja. Minggu (20/09/26) di Rumah Kabupaten
Bupati OKU H.Teddy Meilwansyah,S.STP yang diwakili oleh Azwar Aripin,M.Pd.I dan H. Reza Fahlepi sebagai Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) OKU Bersama Kadisnaker Drs. Ahmad Firdaus dan Diknas OKU melepas sebanyak 24 pemuda alumni Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Inspiratif Fashion untuk mengikuti dan menjalani pekerjaan di PT Formosa Garment Grobogan dan PT Sansan Saudaratex di Semarang, Jawa Tengah.
Pelepasan para peserta ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membuka akses kesempatan kerja bagi pemuda OKU, khususnya mereka yang membutuhkan keterampilan dan peluang untuk memasuki dunia kerja.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia OKU yang memiliki keterampilan, kemandirian dan daya saing, sehingga generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi tenaga kerja yang siap ditempatkan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
Bupati OKU dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha dan masyarakat dalam menghadapi persoalan pengangguran.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak cukup hanya menyediakan program pelatihan, tetapi harus memastikan bahwa pelatihan tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dunia kerja.
“Pelatihan harus memberikan manfaat nyata. Setelah memiliki keterampilan, anak-anak muda kita harus mendapatkan akses dan kesempatan untuk bekerja,” demikian pesan Bupati kepada para peserta.
Komitmen mengurangi pengangguran pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan angka statistik, tetapi menyangkut masa depan keluarga dan generasi muda.
Ketika seorang pemuda memperoleh pekerjaan, maka ada harapan baru bagi dirinya dan keluarganya. Karena itu, investasi pada keterampilan dan kesempatan kerja bagi generasi muda merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.
Keberangkatan 24 pemuda alumni LKP Inspiratif Pashion ke Semarang diharapkan menjadi awal dari semakin banyaknya pemuda OKU yang mendapatkan kesempatan kerja melalui program pelatihan dan kerja sama dengan dunia industri.
Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita membangun OKU yang sejahtera, nyaman dan religius, sekaligus menguatkan gerakan “Sayangi OKU” melalui langkah nyata: memberikan kesempatan kepada anak muda untuk belajar, memiliki keterampilan, bekerja dan membangun masa depan.
Ujar Azwar Aripin,M.Pd.I: dari 24 pemuda penempatan kerja ke Semarang terdiri dari 2 Anak Tidak Sekolah dan pemuda -pemudi yg tersebar dari berbagai kecamatan di OKU(TomiJambul)
