DAERAH
Wisuda XXXVII UNBARA, 496 Lulusan Didorong Jadi SDM Adaptif dan Berdampak bagi Masyarakat
CB. Baturaja OKU — Universitas Baturaja (UNBARA) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Pascasarjana Angkatan VII dan Sarjana Angkatan XXXVII Periode September 2026 di Gedung Kesenian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu, 16 September 2026. Acara tersebut dihadiri Bupati OKU H. Teddy Meilwansah, jajaran Forkopimda OKU, Rektor Universitas Baturaja beserta para dosen dan sivitas akademika UNBARA, serta para orang tua dan wali wisudawan.
Sebanyak 496 lulusan dari berbagai program studi mengikuti prosesi wisuda dan resmi menyandang gelar akademik setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Baturaja. Rektor UNBARA, Ir. Hj. Linda Wati MZ, M.T., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian para wisudawan sekaligus memberikan pesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.
Dari total 496 lulusan tersebut, sebanyak 89 orang merupakan lulusan Program Magister, 69 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 59 lulusan Fakultas Pertanian, 86 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 86 lulusan Fakultas Teknik dan Komputer, serta 107 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Pada wisuda Angkatan XXXVII ini, UNBARA juga menetapkan enam mahasiswa sebagai lulusan berprestasi.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan menjadi titik awal bagi para lulusan untuk membuktikan keilmuan dan pengalaman di dunia kerja nyata. Di tengah perkembangan era digital yang bergerak cepat, para lulusan diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi serta tetap memiliki karakter yang kuat.
Rektor juga menyampaikan pentingnya penguatan konsep Kampus Berdampak sebagai kelanjutan dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Melalui konsep tersebut, mahasiswa didorong untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia usaha, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan menghasilkan karya inovatif. Dengan demikian, lulusan diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu berkolaborasi dan menghadapi tantangan pasar kerja global.
Sementara itu, UNBARA terus melakukan transformasi pendidikan melalui penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Penerapan kurikulum tersebut diarahkan agar proses pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan industri dan daerah, didukung riset aplikatif serta kemitraan strategis bersama pemerintah untuk menghasilkan lulusan yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan capaian akademik UNBARA. Program Studi Magister Teknologi Pendidikan memperoleh peringkat akreditasi Baik Sekali berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan Nomor 1236/SK/LAMDIK/Ak/M/VII/2026 tanggal 8 Juli 2026. Saat ini UNBARA memiliki tiga program studi S2, 15 program studi S1 dan satu program profesi PPG, dengan 140 dosen.
Hingga September 2026, Universitas Baturaja telah meluluskan 14.981 alumni. Rektor mengingatkan para wisudawan agar senantiasa menjaga nama baik almamater melalui dedikasi dan profesionalisme di bidang masing-masing. Para alumni juga diharapkan tetap menjaga hubungan dengan UNBARA serta memberikan saran dan kritik konstruktif demi peningkatan kualitas almamater.
Pada kesempatan itu, Rektor menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua dan wali wisudawan, Yayasan Pendidikan Sebimbing Sekundang, LLDIKTI Wilayah II, Pemerintah Daerah Kabupaten OKU, mitra industri, mitra pendidikan, insan pers, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap kemajuan UNBARA.
Menutup sambutannya, Rektor UNBARA mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Angkatan XXXVII. Para lulusan diharapkan mampu membawa nama baik almamater dengan mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui karya, profesionalisme dan pengabdian nyata di tengah masyarakat sebagai wujud spirit Kampus Berdampak.(TomiJambul)
