CB, (Timika-Papua) – Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar, M.H bersama dengan Pangdam XII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit, dan As Ops Irjen Pol Mochamad Iriawan meninjau lokasi evakuasi secara langsung yang berada di Emeneme Yahuware Mimika, Papua. Kapolda Papua merasa bahwa kesejahteraan warga perlu diperhatikan secara serius, Selasa (21/11/2017).
Berdasarkan data warga yang dievakuasi dari Kampung Kimbely, Banti 1 dan Banti 2, serta Desa Opitawak sebanyak 806 orang, diantaranya laki-laki berjumlah 205 orang, perempuan sebanyak 302 sedangkan anak-anak 299 orang.
Dari jumlah data yang ada, terdapat 56 orang mendapatkan perawatan medis dengan rincian rawat jalan 54 orang, dan 2 orang dirujuk ke RSUD, yakni seorang perempuan dengan keluhan mengalami sakit penglihatan yang kabur dan seorang anak mengalami sakit diare.
Masyarakat yang telah dievakuasi, saat ini ditampung di tenda-tenda dan aula Graha Eme Neme Jauware. Mereka tidur di lantai, serta layanan dapur yang belum memadai. Polda Papua sudah melakukan koordinasi dengan Pemda Mimika, diharapkan agar pemerintah daerah lebih serius memperhatikan warganya. Selain itu, Polda Papua terus mendampingi masyarakat untuk memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang optimal.
Sementara itu, Kapolda Papua juga menjelaskan bahwa akan ada warga yang akan dievakuasi lagi, namun jumlahnya belum bisa dipastikan. Sampai saat ini, satgas terpadu TNI-Polri selalu siap jika warga meminta untuk dievakuasi ke Timika.(Ertin Primawati)
