CB – Dalam rangka ikut mendukung program pemberantasan nyamuk penyebab DBD dari pemerintah melalui dinas kesehatan, Babinsa Ambarketawang Koramil 17/ Gamping Kodim 0732/Sleman Pelda Sumarjo bersama Puskesmas Gamping 1 dan pokjanal DBD kabupaten Sleman serta para kader Jumantik desa binaan, melaksanakan kegiatan Pemantauan Jentik Berkala (PJB) di dusun Mejing lor desa Ambarketawang kecamatan Gamping. Jum’at (30/10/2017).
Kegiatan Pantauan Jentik ini rutin dilakukan setiap bulan oleh kader Jumantik desa bekerjasama dengan pihak puskesmas Gamping 1 dan Muspika kecamatan Gamping dalam rangka memberantas jentik jentik nyamuk dengan cara melakukan pengecekan dari rumah ke rumah warga, dengan sasaran bak mandi , toren air, benda benda yang berpotensi sebagai sarang myamuk.
Penyakit Demam berdarah Dengue ( DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aides Aygifty dengan tanda tanda awal badan demam berkepanjangan.
Kepala Puskesmas Gamping I dalam hal ini di wakili Ibu Arkana dewi S.Kep mengatakan ada cara.sederhana yang bisa dilakukan warga dengan cara 3 M yaitu, Menutup, Menguras bak mandi dan toren Air serta Menimbun benda benda yang berpotensi sebagai sarang nyamuk. Untuk dusun Mejing lor dari hasil survei pada giat PJB kali ini, dusun Mejing lor masih berpotensi kena DBD, karena angka bebas Jentik Nyamuk baru mencapai 90% dari yang diharapkan angka bebas jentik nyamuk 95%, semoga dengan adanya pemantauan jentik berkala ini ( PJB) kita bisa menekan dan memutus mata rantai pertumbuhan dan perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD, ini semua bisa sukses dengan adanya kerjasama dan sinergi yang baik dengan berbagai instansi lintas sektoral, saya selaku pihak Puskesmes Gamping I mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Korami 17/ Gamping yang selalu mendukung dan konsisten terhadap gerakan pemberantasan sarang Nyamuk ini melalui para Babinsanya, semoga kemanunggalan TNI dengan Rakyat ini semakin kokoh dan kuat...tegas ibu Arkana. (Ertin Primawati)
