CB, SURABAYA – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas mengadakan acara Training Of Trainer Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) 8 Padat karya program percepatani peningkatan tata guna air/irigasi (P3-TGAI) yg diadakan di hotel Swiss juanda selaku panitia penyelenggara Op Sumber Daya Air 1, Mahmudi.St. Mt selaku Pejabat Pembuat Komitmen(PPK).
Pembukaan acara di buka oleh Kepala BBWS Brantas Ir.Fauzi Idris.ME yang diwakili oleh Kabag Tata Usaha Darwanto S sos.Msi yang di dampingi Satuan kerja (SATKER) OP Budi Priyono ST. MT Acara berlangsung mulai tgl 22- 24 Maret 2018.
“Banyaknya lokasi di 19 Kabupaten untuk 350 desa. kemudian didampingi oleh 175 Tenaga pendamping masyarakat (TPM). Anggarannya tiap desa 195.000.000 dengan rincian 5% untuk persiapan, adiministrasi, musdes. laporan- laloran dan termasuk photo dokumentasi serta 4% untuk Pph. sisanya fisik. perlu diketahui bahwa uang langsung ke rekening hippa. “Ujar Mahmudi dalam memberikan sambutannya.
“Kemudian yang terpenting adalah membangkitkan kembali meningkatkan perekonian petani (HIPPA/P3A/GPTGA)
Sesuai dengan program Pemerintah yang langsung anggaranya disampaikan desa atau HIPPA.”TambahNya. Zaman Nenek moyang kita gotong royong selalu di tekankan, sekarang ini Program Pemerintah kembali membangkitkan rasa kegotong royongan yang semakin terpuruk.
Training Of Trainer ini bertujuan untuk merekrut Tenaga Pendamping Masyarakat yg bermutu, berkualitas dan profesional dalam melakukan tugasnya di lapangan khususnya Hippa.
P3-TGAI meningkatkan partisipasi petani dalam perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi karena di kerjakan oleh Himpunan Petani Pemakai air HIPPA atau Perkumpulan Petani Pemakai Air(P3A)setempat di dampingi oleh tenaga pedamping masyarakat(TPM).(ERNI)
