CB, SURABAYA – Komisi B DPRD Kota Surabaya mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera menyelesaikan nasib pedagang Pasar Turi lama tahap tiga yang hingga saat ini masih terlantar. Dari pantau dewan ada 900 lebih pedagang Pasar Turi tahap tiga yang nasibnya masih belum jelas.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Buchori Imran mengatakan, untuk menyelesaikan nasib pedagang Pasar Turi lama agar bisa menggunakan stand dagangannya, diperlukan niat baik dari Pemkot Surabaya untuk menyelesaikannya.
“Diperlukan Political Will dari Pemkot untuk menyelesaikan agar para pedagang Pasar Turi lama bisa menempati stand dagangannya.”Ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Kota Surabaya, Selasa (31/07/2018).
Ia menjelaskan, para pedagang yang saat ini belum jelas nasibnya sebenarnya memiliki hak kepemilikan stand sebelum pasar turi terbakar tahun 2007. Namun rehabilitasi Pasar Turi lama ke Pasar Turi baru pasca kebakaran , para pedagang lama justru tidak bisa lagi menempati stand baru Pasar Turi yang dibangun oleh swasta.
“Pedagang sebenarnya hanya meminta nurani Pemkot dalam hal ini Walikota Surabaya, Tri Rismaharini untuk membuka nuraninya agar segera membantu nasib pedagang agar bisa kembali berdagang di pasar turi.”Terangnya.
Lebih lanjut Politisi Partai Persatuan Pembangunan Kota Surabaya tersebut mengatakan, pedagang dengan Pemkot sebenarnya memiliki historis bisnis yang cukup panjang, sehingga para pedagang ingin nasib mereka segera diatasi oleh Pemkot.
“Andaikata tidak ada hubungan historis bisnis pun, mayoritas para pedagang ber KTP Surabaya. Jadi tidak sepantasnya Pemkot menelantarkan pedagang pasar turi lama tahap tiga.”Tegasnya.
Buchori Imron kembali mengatakan, kami di Komisi B selalu mempertanyakan mengapa Pemkot Surabaya tega menelantarkan mereka pedagang pasar turi lama. Padahal, kata Abah Buchori sapaan akrabnya, tidak ada ruginya jika Pemkot memberdayakan pedagang yang jumlahnya 900 lebih itu, apakah Pemkot tidak memiliki dana pembinaan tersebut. “Sangat punya, tapi kenapa tidak ada memiliki kebijakan untuk membantu para pedagang.”Kata Buchori.
Dirinya menambahkan, Pemkot Surabaya seharusnya kembali menghidupkan Pasar Turi lama dan membolehkan pedagang untuk kembali berjualan karena Pasar Turi merupakan ikon Kota Surabaya dimana wisatawan dapat datang ke Kota Pahlawan ini.
“Dengan dihidupkannya Pasar Turi lama maka tentunya ada pemasukan pendapatan ke Pemkot Surabaya, jadi harus secepatnya pedagang pasar turi lama untuk bisa berdagang kembali.”Ungkapnya. (lang)
