Bupati Gatut Sunu Kembali Lepas Jemaah Calon Haji Tulungagung, Kabag Kesra: Kampung Haji Indonesia Jadi Cita-Cita Pemerintah

CB, Tulungagung – Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo kembali melepas keberangkatan jemaah calon haji menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Pelepasan dilakukan di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (13/5/2025) malam.

Sebanyak 89 jemaah diberangkatkan menggunakan dua unit bus sekitar pukul 23.30 WIB. Dengan keberangkatan ini, seluruh jemaah calon haji asal Tulungagung, yang berjumlah total 964 orang, telah resmi diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Kami mohon doa dari para jemaah agar Tulungagung selalu diberkahi, masyarakatnya sejahtera, hidup ayem; tentrem dan guyub rukun,” ujar Bupati Gatut Sunu. Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan dan meluruskan niat tulus dalam beribadah.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Tulungagung, Makrus Manan, menjelaskan bahwa jemaah yang berangkat kali ini tergabung dalam Kloter 45 dan Kloter 46, yang sebelumnya merupakan jemaah cadangan dan kini telah masuk kuota reguler.

“Dari total 89 jemaah, Kloter 45 terdiri dari 82 orang dan Kloter 46 sebanyak 7 orang. Sore tadi, koper-koper milik jemaah telah lebih dulu diberangkatkan dan semuanya dalam kondisi aman,” jelas Makrus.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh jemaah haji, baik dari segi akomodasi maupun fasilitas lainnya.

“Sesuai arahan Presiden dan Menteri, pemerintah berkomitmen penuh untuk melayani seluruh jemaah haji. Ini juga menjadi pesan Bapak Bupati untuk masyarakat Tulungagung,” tambahnya.

Makrus juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat tengah merancang konsep “Kampung Haji Indonesia” sebagai upaya efisiensi biaya haji dan peningkatan pelayanan, mulai dari bandara hingga di Arab Saudi.

“Kampung Haji Indonesia adalah cita-cita besar pemerintah. Dengan adanya konsep ini, diharapkan biaya haji bisa ditekan dan pelayanan semakin optimal,” ujarnya. Ia juga mengingatkan jemaah untuk tidak memaksakan diri beribadah jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *