CB, Magetan – Agenda berbagi sembako yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Lumbung Informasi Rakyat (DPD LIRA) bersama sejumlah wartawan di Magetan, Jumat (19/9/2025).
Hal tersebut dilakukan selain menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga kritik terhadap mekanisme penyaluran bantuan pemerintah yang dinilai belum tepat sasaran.
“Alhamdulillah Jumat berkah kami bersama rekan media bagikan paket sembako ke salah satu warga di Kelurahan Kepolorejo,” ujar Bupati LIRA Magetan, Sofyan, saat memimpin giat tersebut.
Menurut Sofyan, kegiatan rutinan ini bukan sekadar membagi sembako, melainkan juga bentuk solidaritas antara organisasi dan insan pers. Ia turut mengajak para jurnalis agar setiap rezeki dari kerja publikasi dapat disisihkan untuk masyarakat yang lebih membutuhkan.
Namun, di balik aksi sosial itu, Sofyan menegaskan adanya persoalan serius dalam distribusi bantuan pemerintah.
“Banyak pengaduan ke kami, sebagian warga yang mampu mendapatkan bantuan, justru yang tidak mampu hanya melihat tanpa mendapatkan sesuai haknya. Maka dari itu kami minta pemerintah dengan tegas untuk bisa memferivikasi dan memfalidasi kembali datanya, jangan alasan data yang dipakai data lama saat mendistribusikan bantuan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan perwakilan wartawan, Yudha Hastawa, yang menilai program berbagi seperti ini bisa menjadi contoh agar insan pers ikut turun tangan ketika pemerintah belum maksimal menjawab kebutuhan rakyat.
“Alhamdulillah bhakti sosial yang digelar bersama, kami mewakili rekan-rekan wartawan dengan memberikan bantuan ke warga yang berhak berharap bisa meringankannya,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan pesan singkat dari Totok, wartawan sekaligus penggiat sosial yang konsisten melakukan jumat sedekah.
“Semua buat dulurku, jangan lelah jadi wong apik ya,” katanya.
Meski sederhana, giat ini menyingkap realita di lapangan yang mana masih ada warga miskin yang terpinggirkan dari daftar penerima bantuan.
Kritik dari LIRA Magetan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk meninjau ulang sistem pendataan agar lebih adil dan tepat sasaran.
(Caknan/Tim)
