CB, Mojokerto – Pelantikan dan pengukuhan pengurus PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) Kabupaten Mojokerto periode 2026-2030 dilantik secara langsung oleh Ketua PPDI Provinsi Jatim, H. Sutoyo Muslih, SE., MM., di aula Serba Guna Afia, Pacet, Mojokerto, Senin (16/2/2026) siang.
Kegiatan bertemakan, “Memajukan Mojokerto Menjadi Lebih Baik Lagi”.
Sutoyo Muslih menyampaikan bahwa PPDI dan PKDI Provinsi Jatim pernah satu forum dalam memperjuangkan hak perangkat desa.
“Pengurus PPDI Kabupaten Mojokerto wajib bersinergi dan mesukseskan visi misi Kepala Desa, Camat, Pemerintahan, serta Forkopimda,” tuturnya.
Ketua PPDI Kabupaten Mojokerto, Heru Mulyono menyampaikan perlunya guyup rukun antar perangkat desa. Dengan terciptanya guyup rukun, perangkat desa yang berwawasan diharapkan dapat mendukung visi Kabupaten Mojokerto.
Sementara itu, Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra. menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PPDI Kabupaten Mojokerto.
“Semoga amanah. Ini merupakan sebuah kepercayaan dan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan aspirasi, meningkatkan kapasitas serta menjaga profesionalitas perangkat desa di Kabupaten Mojokerto,”. ucapnya
Gus Barrra, sapaan akrab Bupati Mojokerto mengatakan, perangkat desa memiliki peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan publik,keberhasilan pembangunan desa sangat ditentukan oleh kinerja, integritas serta sinergi antara kepala desa dan perangkat desa,” jelasnya.
Organisasi PPDI memiliki posisi yang penting sebagai wadah perjuangan sekaligus penguatan kapasitas perangkat desa.
“PPDI Kabupaten Mojokerto dapat menjadi wadah komunikasi koordinasi dan pengembangan kompetensi kompetensi perangkat desa serta menjadi literasi strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa dan transparan, akuntansi, dan partisipan,” harapnya.
Ditegaskan Gus Barra, “Pentingnya menjaga solidaritas, mengedepankan musyawarah serta memiliki peraturan perundang-undangan dalam setiap langkah organisasi harus menjadi organisasi yang memberikan solusi-solusi permasalahan yang ada di desa”.
Diharapkan, PPDI juga mampu menjadi jembatan komunikasi antara perangkat desa dan pemerintah daerah .
Jika ada hal-hal yang perlu disampaikan kepada pemerintah daerah maka titik-titik menjadi kesempatan antara pemerintah daerah dengan pemerintah Desa
Komunikasi yang baik, pertemuan-pertemuan secara langsung dalam penyampaian ide, pendapat dan gagasan adalah fondasi yang kokoh dalam mewujudkan desa yang sejahtera. (Ertin Primawati)
