SOSBUD
SRC 2026 Diikuti 33 Cabor, Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027
CB, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Salah satunya melalui Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 yang menjadi ajang menjaga konsistensi performa atlet sekaligus simulasi menuju Porprov.
SRC 2026 resmi dibuka Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (13/9/2026) malam. Tahun ini, SRC diikuti atlet dari 33 cabang olahraga (cabor), meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang hanya mempertandingkan 10 cabor.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan mengembangkan prestasi.
“Kita punya komitmen dengan Ketua KONI Kota Surabaya, bagaimana atlet tidak pernah berhenti untuk mencari prestasi tidak hanya di Porprov. Tapi bagaimana Kota Surabaya ini selalu punya komitmen agar atlet terus bisa berkembang dan bertanding,” kata Wali Kota Eri.
Menurutnya, kompetisi yang digelar secara rutin penting untuk menjaga kemampuan atlet agar tidak menurun akibat minimnya pertandingan. Atas dasar itu, Pemkot Surabaya dan KONI berkomitmen menggelar Piala Wali Kota dan Piala KONI setiap tahun.
“Kegiatan ini rutin setiap tahun kita lakukan bersama dengan KONI. Jadi jangan sampai atlet Kota Surabaya itu ketika tidak ada Porprov, tidak ada kegiatan (olahraga) yang lainnya, maka tidak ada pertandingan,” ujarnya.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi Surabaya mempertahankan prestasi pada Porprov Jatim 2027. Pada Porprov sebelumnya, Surabaya menargetkan 200 medali emas dan berhasil meraih 198 emas sekaligus mempertahankan status sebagai juara umum. “Kalau (Porprov) kemarin (2025) kita ada target 200 tapi tercapainya 198 dan kita selalu juara umum di luar Kota Surabaya,” imbuh Wali Kota Eri.
Sedangkan di tahun 2027 mendatang, Surabaya akan menjadi tuan rumah Porprov Jatim. Wali Kota Eri menilai, kondisi tersebut menjadi momentum bagi para atlet untuk meningkatkan prestasi sekaligus memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Surabaya.
“Insyaallah kalau Porprov di bulan Juni tahun 2027 ketika kita jadi tuan rumah, maka kalian harus merebut dan merayakan di kota kita sendiri, Kota Surabaya,” ujarnya.
Wali Kota Eri pun memasang target lebih tinggi dengan membidik lebih dari 200 medali emas pada Porprov Jatim 2027. Karenanya, ia meminta para atlet memanfaatkan status tuan rumah untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama Kota Pahlawan.
“Semoga ini memberikan semangat kepada adik-adik kita agar target kita menjadi yang terbaik bisa realisasi dengan target 200 emas ke atas ketika menjadi tuan rumah yang diadakan di Kota Surabaya,” katanya.
Selain pembinaan atlet, Pemkot Surabaya juga mulai menyiapkan sarana dan prasarana pendukung Porprov Jatim 2027. Sejumlah fasilitas olahraga telah diperbaiki, sementara venue yang belum tersedia di Surabaya akan dipenuhi melalui skema kerja sama atau penyewaan.
“Alhamdulillah kita bergerak bersama dengan Ketua KONI. Ada beberapa tempat yang sudah kita perbaiki. Ada yang kita tidak memiliki, memang kita kerja sama, kita sewa tempat,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua KONI Kota Surabaya Arderio Hukom mengatakan, SRC 2026 menjadi salah satu instrumen untuk mengukur kesiapan Surabaya sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2027. “Yang ingin dicapai KONI Surabaya adalah menunjukkan bahwa Surabaya sangat siap menuntaskan Porprov 2027,” kata Arderio.
Menurut Arderio, SRC 2026 dikemas sebagai miniatur pelaksanaan Porprov. Karena itu, berbagai aspek dalam penyelenggaraan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan persiapan menghadapi Porprov 2027. “Ini kita berharap sebagai miniatur tentu masih ada kekurangan. Kita akan segera sempurnakan untuk Porprov 2027,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa atlet yang mengikuti SRC 2026 belum otomatis masuk dalam tim utama Surabaya untuk Porprov Jatim 2027. Hasil pertandingan menjadi salah satu indikator dalam proses seleksi dan pembentukan tim. “Ini masih salah satu indikator untuk menuju tim utama Porprov 2027,” tambahnya.
SRC 2026 mempertandingkan 33 cabor, yakni tenis lapangan, basket, cricket, bola voli indoor, floor ball, bowling, hockey indoor, kabaddi, atletik, futsal, menembak, muaythai, anggar, angkat berat, bulutangkis, dan rugby.
Selain itu, terdapat pula cabor kickboxing, bridge, panjat tebing, catur, ski air, pencak silat, pickleball, woodball, selam, skateboard, baseball, e-sport, tinju, judo, dayung, sepatu roda, jiu jitsu, hingga taekwondo.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan SRC tahun sebelumnya yang hanya mempertandingkan 10 cabor. Perluasan cabang olahraga diharapkan ini memberikan ruang lebih luas bagi atlet Surabaya untuk menjalani kompetisi dan mempersiapkan diri menuju Porprov.
Sementara itu, Ketua Pelaksana SRC 2026 Rahmat Haidar Pasha mengatakan, penyelenggaraan SRC juga menjadi wadah bagi generasi muda Surabaya untuk terlibat dalam kegiatan olahraga sekaligus belajar mengelola sebuah event.
“Terima kasih kepada pemerintah kota karena kita sudah diberikan wadah untuk berkembang, dimana acara ini juga diikuti beberapa anak-anak muda dari SMP, SMA, dan perguruan tinggi,” kata Haidar Pasha.
Karena itu, Haidar Pasha berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan agar semakin banyak atlet muda memiliki kesempatan bertanding dan merasakan atmosfer kompetisi. “Saya berharap sebagai ketua pelaksana di tahun ini, di tahun ke depan akan semakin banyak acara-acara seperti ini, karena anak-anak muda di Surabaya juga antusiasnya sangat besar,” harapnya.
Menurut dia, SRC 2026 juga menjadi pengalaman sekaligus simulasi penyelenggaraan sebelum Porprov Jatim 2027. Panitia berkoordinasi dengan KONI untuk mengevaluasi berbagai aspek yang nantinya dapat disempurnakan. “Kita juga sering koordinasi dengan KONI, apa saja yang harus dilakukan, dan event ini akan menjadi evaluasi untuk tahun depan Porprov nanti,” pungkasnya. (ADV)
