Terobos Lebatnya Hutan, Telusuri Derasnya Sungai. Akhirnya…Satgas Pamtas Yonif 405/SK Temukan Patok MM. 7.6

CB, (Prd/Cen) Boven Digoel Dalam rangka menjaga wilayah kedaulatan NKRI di Sektor Selatan Papua, Satgas Pamtas Yonif 405/SK melaksanakan patroli patok perbatasan RI-PNG MM.7.6 di daerah Distrik Waropko, Kab. Boven Digoel pada hariMinggu (03/09/2017).

Patroli patok perbatasan menempuh jarak 43 Km dari Pos Kalikao Satgas Pamtas Yonif 405/SK. Medan yang dilalui cukup menantang dan bervariasi, tim patroli harus bisa menembus lebatnya hutan belantara, melintasi medan yang terjal dan curamserta menyusuri derasnya sungai Mal dan Birim.

Medan yang sulit serta cuaca yang tidak menentubukan menjadi penghalang bagi anggota Satgas Pamtas Yonif 405/SK dalam melaksanakan tugas pokok demi menjaga kedaulatan wilayah NKRI.Selama 4 harimengenakan pakaian basah kuyup karena tersiram air hujan serta perbekalan logistik seadanya, akhirnya anggota Satgas Pamtas Yonif 405/SK berhasil menemukan patok MM. 7.6 perbatasan negara RI-PNG.

Dalam pelaksanaan patroli patok perbatasan Satgas Pamtas Yonif 405/SK menyempatkan singgah di Kampung Wamko, Dinggo dan Benkim untuk melaksanakan kegiatan sosial berupa pengobatan dan pemberian bantuan bahan makanan kepada masyarakat setempat. Disamping itu,Satgas Pamtas Yonif 405/SK juga melaksanakan pendataan penduduk untuk mengecek identitas warga yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pada saat pendataan penduduk, Satgas Pamtas Yonif 405/SK menemukan beberapa orang warga negara PNG yang masih bermukim di wilayah Indonesia khususnya di Kp. Benkim. Kapten Inf Aris Arifianto selaku pimpinan patroli patok perbatasan memberikan penjelasan dan pemahaman kepada warga untuk mematuhi hukum tentang kewarganegaraan dan menghimbau kepada warga negara PNG untuk segera kembali ke wilayahnya.

Menurut Dansatgas Pamtas Yonif 405/SK, Letkol Inf Diantoro, S.I.P., patroli pengecekan patok tersebut merupakan salah satu tugas pokok yang harus dilaksanakan oleh Satgas Pamtas Yonif 405/SK. Melakukan pengobatan dan pemberian bantuan makanan adalah wujud kepedulian sosial Satgas terhadap masyarakat yang tinggal disekitar tapal batas Negara RI-PNG. Bagi masyarakat PNG yang masih tinggal di wilayah Indonesia harus ada solusi bersama untuk memecahkan persoalan tersebut. (Ertin Primawati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *