CB, Biak – Derasnya guyuran hujan lebat dan kerasnya medan karang hutan wadibu menjadi tempaan alam yang sangat berarti bagi prajurit “Sarotama” dalam melaksanakan latihan tingkat satuan Batalyon, di daerah hutan Wadibu, Biak, (7/4/2018).
“Perpindahan pasukan dengan menggunakan taktik berkendaraan dan berjalan kaki, mendekati basis kekuatan musuh yang diperanggapkan dengan bernavigasi darat mampu mencapai basis operasi depan. Menyiapkan operasi serangan untuk merebut kembali Alutsista Radar 242 yang dikuasi musuh” ujar Komandan Batalyon 468 Letkol Pas joko Tri dalam menyiapkan skenario latihan kepada prajurit yang melaksanakan latihan.
“Pastikan sasaran. Mulai dari pengintaian sasaran hingga menentukan cara bertindak yang tepat menghadapi kondisi sasaran yang ada, sehingga taktik yang dikembangkan akan mampu menetralisir kekuatan musuh dengan meminimalisir kerusakan dampak serangan yang akan dilancarkan” tegas Alumni AAU 96 ini.
“Lebatnya hutan Wadibu menjadi ajang penyusunan strategi serangan dan pertahanan yang akan digelar. komandan satuan harus mengerti dan memahami konsep serangan dan pertahanan yang direncanakan ujarnya lebih lanjut.
Memasuki jam “J” operasi serangan yang dikomandoi langsung oleh Komandan Batalyon Komando 468 Paskhas Lekol Pas Djoko Tri dalam rangka merebut kembali alutsista yang dikuasai musuh. Kegiatan ini merupakan latihan tingkat satuan Batalyon Komando 468 Paskhas yang diberi nama sandi latihan “SAROTAMA TANGKAS”. (Ertin Primawati)
