Keberadaan Jukir Tanpa Karcis Warnai Pembukaan PPRM City Expo 2025

CB, Magetan – Pembukaan Pekan Pasar Raya Magetan City Expo (PPRM) 2025 di halaman GOR Ki Mageti, Sabtu (25/10/2025) malam, diwarnai keluhan sejumlah pengunjung terkait adanya juru parkir (jukir) yang menarik biaya tanpa memberikan karcis resmi.

Salah satu pengunjung mengaku diminta membayar Rp3.000 untuk kendaraan roda dua tanpa menerima karcis.

“Tidak diberi karcis, mas,” ujarnya singkat.

Ia menuturkan, sempat menanyakan perihal karcis kepada jukir namun mendapat jawaban bahwa karcis memang tidak tersedia.

“Tidak ada mas, jadi langsung saja,” katanya sambil menirukan jawaban jukir kepada awakmedia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan, Welly Kristianto, melalui Kasi Lalu Lintas, Ari Susilo, menyampaikan bahwa pengaturan parkir telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pihak, termasuk kepolisian.

“Semua sudah dirapatkan, mas. Itu semua sudah ada parkir resminya dari Dishub,” jelas Ari.

Ari juga menyarankan agar dilakukan konfirmasi lebih lanjut ke pihak kepolisian untuk memastikan mekanisme pengawasan di lapangan.

“Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan ke Polsek, kemarin juga hadir waktu rapat,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Magetan selaku penyelenggara kegiatan belum memberikan keterangan resmi terkait adanya jukir tanpa karcis di sekitar area PPRM 2025.

Situasi ini sudah seharusnya menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Magetan untuk memperkuat pengawasan di lapangan, terutama dalam penyelenggaraan kegiatan besar yang melibatkan masyarakat luas agar tetap tertib dan nyaman bagi pengunjung.

Selain itu, pemberlakuan karcis parkir menjadi bentuk transparansi dan bukti sah retribusi kepada pemerintah daerah. Tanpa karcis, potensi terjadinya pungutan liar (pungli) tidak bisa dikesampingkan.

Sebagai informasi, PPRM Magetan City Expo 2025 berlangsung dari 24 Oktober hingga 2 November, menampilkan ratusan stan pameran, bazar kuliner, produk unggulan daerah, serta hiburan rakyat setiap malam yang terbuka untuk umum.
(Caknan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *