CB, Tulungagung — Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menegaskan sikap tegas terhadap siapa pun yang berani menyalahgunakan bantuan pangan pemerintah.
Ia menyampaikan peringatan keras itu saat meninjau langsung penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Kauman, Kecamatan Tulungagung Kota.
Program bantuan ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu. Di Kabupaten Tulungagung, pelaksanaan penyaluran dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Perum Bulog.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Gatut Sunu didampingi jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Agus Suswantoro, serta Pimpinan Cabang Bulog Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan, bersama sejumlah pejabat terkait.
Bantuan yang disalurkan kepada masyarakat berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk periode Oktober–November 2025. Pemerintah daerah berharap bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang berhak dan membutuhkan.
Bupati Gatut Sunu secara tegas memperingatkan agar tidak ada pihak yang bermain-main dalam proses distribusi.
“Kalau salah sasaran, itu dosa. Karena ini hak warga yang benar-benar miskin,” ujarnya dengan nada tegas.
Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tanpa kompromi terhadap oknum yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dari program ini.
“Tangkap kalau ada yang menyalahgunakan. Bantuan ini milik rakyat miskin, bukan untuk orang yang serakah,” tandasnya.
(Tim CB)
