95 Peserta Ikuti Bimtek PAKSI, Inspektorat Tulungagung Perkuat SDM Antikorupsi

CB, TULUNGAGUNG – Inspektorat Kabupaten Tulungagung menggandeng Forum Jawa Timur Penyuluh Antikorupsi (Jatim PAK) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Asesmen Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Tahun 2026.

Kegiatan mengusung tema “Mewujudkan SDM Berintegritas dan Tersertifikasi dalam Upaya Pencegahan Korupsi di Kabupaten Tulungagung”.

Bimtek digelar secara daring pada 11–22 Agustus 2026, pukul 13.00–16.00 WIB. Sementara sesi tatap muka berlangsung Kamis (13/8/2026) di Hotel Narita Tulungagung, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kepala Inspektorat Kabupaten Tulungagung, Esty Purwatik, S.H., M.H., mengatakan sebanyak 95 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai perangkat daerah, kecamatan, pemerintah desa, tenaga pendidik, rumah sakit, mahasiswa, organisasi pemuda, instansi di luar Kabupaten Tulungagung, hingga unsur swasta dan masyarakat.

Rinciannya, sebanyak 47 peserta berasal dari 21 organisasi perangkat daerah (OPD), tujuh peserta dari tujuh kecamatan, serta empat peserta dari empat desa. Kemudian 15 peserta berasal dari 12 sekolah dan perguruan tinggi, lima peserta dari dua rumah sakit, serta lima peserta dari satu kampus dan satu organisasi pemuda.

Selain itu, terdapat enam peserta dari lima instansi di luar Kabupaten Tulungagung serta enam peserta dari enam institusi swasta/masyarakat.
“Kegiatan ini diinisiasi Inspektorat bersama Forum Jatim PAK. Ini bentuk komitmen kami menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi melalui penguatan budaya integritas melalui PAKSI,” kata Esty.

Menurut Esty, upaya mengoptimalkan peran PAKSI telah dimulai sejak 2025. Salah satunya melalui diseminasi pendidikan antikorupsi kepada tenaga pendidik jenjang TK hingga SMA yang dilaksanakan di enam titik pertemuan di Kabupaten Tulungagung.

Inspektorat juga aktif mendampingi PIM (Patriot Integritas Muda), termasuk memfasilitasi Festival Film Antikorupsi yang digelar beberapa bulan lalu. Tahun ini, Inspektorat kembali menggandeng insan film Tulungagung melalui program Pariwara Antikorupsi.

Program pencegahan korupsi juga menyasar seluruh OPD melalui kegiatan JUMAT BERSEPEDA KK. Program tersebut merupakan akronim dari sembilan nilai antikorupsi yang diperkenalkan KPK, yakni Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Bersahaja, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras.

Dalam Bimtek tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber, yakni Laily Vitria Adhitama selaku Ketua Forum Jatim PAK, Lin Purwati selaku PAKSI Utama sekaligus Asesor LSP-KPK, serta Tim Fasilitator Jatim PAK.

Materi yang diberikan meliputi nilai-nilai integritas, tindak pidana korupsi, metode penyuluhan antikorupsi, hingga penyiapan portofolio sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) PAKSI. Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta dalam mengikuti asesmen LSP-KPK.

Di akhir kegiatan, Esty berharap Bimtek tersebut mampu melahirkan lebih banyak PAKSI yang dapat menjadi agen perubahan dalam membangun dan memperkuat budaya integritas, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

“Selamat mengikuti bimtek hingga akhir sesi. Semoga semua bisa lulus proses asesmen. Amin,” pungkasnya.
(Khairul Anam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *